Home Hukum & Kriminal

Lima Tersangka Pencuri Alkon Dibekuk

192
KONFERENSI PERS - Kapolsek Biromaru, AKP. Henry Burhanuddin, saat menggelar konferensi pers terkait penangkapan lima terduga pencuri alkon di Mapolsek Biromaru, Selasa, 28 Januari 2019. (Foto: Ist)

Sigi, Metrosulawesi.id – Unit Reserse Kriminal (Nit Reskrim) Polsek Biromaru, Polres Sigi, berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku pencurian mesin Alkon di wilayah Desa Jono Oge, Kecamatan Sigi Biromaru, belum lama ini. Empat tersangka berinisial MR, AP, MA dan JGP, sementara satu tersangka berinisial TT, tidak dilakukan penahanan karena masih di bawah umur.

Kapolsek Biromaru, AKP. Henry Burhanuddin mengatakan, pengungkapan kasus ini berdasarkan Laporan Polisi, Nomor : LP-B / 05 / I / 2020 / Polda Sulteng / Res-Sigi / Sek-Brm, Tanggal 06 Januari 2020.

Selanjutnya, Nomor : LP-B / 06 / I / 2020 / Polda sulteng / Res-Sigi / Sek-Brm, Tanggal 06 Januari 2020, dan Nomor : LP-B / 07 / I / 2020 / Polda sulteng / Res-Sigi / Sek-Brm, Tanggal 09 Januari 2020.

“Kejadian ini dilaporkan oleh masyarakat yang menjadi korban pencurian yang terjadi di tiga TKP, dan pelakunya ada lima orang, namun satu tidak kami tahan karena di bawah umur,” ungkap Kapolsek saat menggelar konferensi pers, Selasa, 28 Januari 2020.

Pascalaporan tersebut, pihak Polsek Biromaru melakukan gerak cepat, sehingga satu tersangka berinisial MR berhasil diamankan. Dari pengembangan kasus ini, tersangka lainnya pun kembali diamankan.

Dari hasil interogasi polisi kepada tersangka, mesin Alkon dijual kepada orang lain dengan harga bervariasi, mulai Rp420 ribu, Rp 1 juta, hingga Rp250 ribu per unitnya.

Saat ini, kata Kapolsek Henry, pihaknya juga mengamankan 6 unit mesin alkon dan 1 sepeda motor Yamaha Vega R warna biru, dan 1 unit Yamaha Jupiter MX warna hitam.

Modus pelaku, kata Kapoolsek Henry, mengambil barang dengan cara memantau situasi dengan mengendarai sepeda motor, di saat situasi dianggap memungkinkan, para tersangka melakukan aksinya.

Atas perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Kapolsek mengimbau kepada masyarakat, jika menyimpan barang, ditempat yang mudah diawasi, agar tidak memancing para pelaku kejahatan untuk melakukan pencurian.

“Masyarakat diharapkan dapat lebih peduli dengan sesegera mungkin memberi informasi ke pihak kepolisian jika mengetahui keberadaan dan informasi tentang pelaku kejahatan,” imbau Kapolsek.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas