Home Parigi Moutong

Tambang Emas di Moutong Dihentikan Sementara

480
Sayutin Budianto. (Foto: Ist)

Parimo, Metrosulawesi.id – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sayutin Budianto menemui Gubernur Sulteng sebagai tindak lanjut hasil pengawasan soal kondisi lumpur tambang yang masuk ke persawahan petani di Moutong.

“Gubernur Sulteng akan membuat surat untuk memberhentikan sementara aktivitas penambangan emas di Moutong, dimana surat tersebut akan disampaikan ke pihak PT. KNK dan seluruh masyarakat yang ikut terlibat menambang emas di Moutong itu. Karena ini kita bicara soal legal dan ilegal, maka dari itulah Pemerintah Provinsi Sulteng menurunkan surat pemberhentian sementara untuk pertambangan yang ada di Parimo terkhusus untuk penambangan yang ada di kecamatan Moutong,” kata Sayutin Budianto kepada Metrosulawesi di ruang kerjanya, Senin 27 Januari 2020.

Sayutin mengatakan, setelah diturunkan Surat Pemberhentian sementara aktivitas pertambangan, maka Pemerintah Provinsi Sulteng akan menunggu rencana lanjutan yang dilakukan pihak KNK yang legal.  Karena setahunya bahwa pihak KNK yang menang di Pengadilan Tinggi Tata usaha Negara (PTTUN) adalah Aziz Welang. Maka Aziz Welang inilah salah satu pemilik yang berhak di PT.KNK tersebut.

“Karena setahu saya Aziz Welang inilah salah satu pemilik yang berhak di KNK itu, sesuai yang kami lihat dokumennya di Dinas ESDM Provinsi Sulteng. Namun Pemerintah Provinsi Sulteng tetap menurunkan surat agar aktivitas Pertambangan di Moutong itu untuk sementara dihentikan,” terang Sayutin yang Ketua DPD Partai Nasdem Parimo itu.

Lanjut Sayutin, pihaknya belum mengetahui bagaimana kelanjutannya yang akan dilakukan Pemerintah Provinsi Sulteng, apakah syarat-syarat pertambangan belum dipenuhi oleh Aziz Welang (KNK), agar bisa beroperasi secara utuh di pertambangan Moutong itu.

“Sehingga kami DPRD Parimo bersama Pemerintah Parimo diperintahkan Gubernur Sulteng untuk ikut dalam proses penertiban dan pengawasan penambangan yang ada di Moutong, sehingga kita bisa mendapatkan hasil yang baik dari pertambangan itu,”jelasnya. Sayutin menambahkan, sebenarnya pertambangan bisa mendapatkan hasil yang baik dan masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

“Sehingga saya selaku Ketua DPRD Parimo akan konsentrasi soal Pertambangan di Moutong ini dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten untuk ikut bersama-sama dalam melakukan pengawasan full terkait pertambangan yang ada di Parimo terkhusus yang ada di Moutong,” pungkasnya.

Reporter: Zulfikar
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas