Reny A Lamadjido. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Rumah Sakit Umum Daerah Undata Sulteng ditunjuk menangani pasien yang terpapar virus corona. Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulteng, dr Reny A Lamadjido di kantornya, Senin, 27 Januari 2020.

“RSUD Undata ditunjuk menjadi rumah sakit rujukan untuk menangani pasien virus corona di Sulawesi Tengah,” ungkapnya.

Reny mengatakan RSUD Undata ditunjuk Kementerian Kesehatan dalam penanganan virus-virus yang tengah mewabah sejak 10 tahun lalu. Penujukkan tersebut salah satunya menangani merebaknya virus flu burung beberapa tahun lalu.

Pertimbangan menunjuk RSUD Undata karena fasilitas dan alat-alat medis yang dimiliki layak untuk menangani pasien virus corona. Fasilitas yang dimaksud diantaranya ruangan khusus untuk melakukan observasi bagi pasien yang diduga terpapar virus mematikan tersebut.

“RSUD Undata Sulteng fasilitasnya cukup lengkap sehingga ditunjuk penanganan kasus virus corona,” terang Reny.

Dia menjelaskan prosedur penanganan virus corona dimulai dengan pemeriksaan oleh tenaga medis menggunakan seragam khusus. Seragam khusus dimaksud sebagaimana yang digunakan astronot bertujuan agar tenaga medis tidak terpapar.

Pemeriksaan tersebut akan dilakukan di ruangan khusus di RSUD Undata. Jika indikasi awal pasien diduga kuat terpapar virus corona maka akan dilakukan isolasi sebagai upaya tindak lanjut.

“Tapi RSUD Undata tidak akan memberlakukan standar yang ketat sekali,” pungkas Reny.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD Undata, dr Deciana Sri Dewayanti, mengungkapkan pihaknya tengah menyiapkan ruangan dilengkapi alat penunjang medis dalam penanganan virus corona.

“Kita sementara menyiapkan semuanya, ruangan dan peralatannya. Kita siapkan ruangan Dahlia di lantai atas,” ungkapnya.

Demikian pula untuk ruangan isolasi masih harus disiapkan mengingat RSUD Undata baru belum lama difungsikan. Ruang isolasi dikatakan sebenarnya sudah lama ada saat RSUD Undata di gedung lama di Jalan Soeharso.

“Tapi kalau tenaga medis kita siap, soalnya sudah ditunjuk jadi rumah sakit rujukan,” tandas Deciana.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas