Home Ekonomi

2019, Ada 6.800 Usaha Mikro Tumbuh di Palu

377
Kepala Dinas Koperasi UMKM & Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kota Palu melalui Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja memprediksi jumlah usaha mikro di tahun 2019 lebih dari 6.800

“Kami hanya sekadar memprediksi, usaha mikro di bawah kisaran itu. Jumlah tersebut jika dihitung dengan kios-kios dan penjual pulsa,” kata Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga Kerja Kota Palu, Setyo Susanto, di ruang kerjanya, Senin (27/1/2020).

Ia meyakini bahwa jumlah itu belum semuanya terdata karena dari sebagian para pelaku usaha banyak yang tidak melaporkan. Sedangkan, pelaku usaha mikro yang terdampak bencana 28 September 2018 silam sekitar 1.200.

“Tapi yang kita cover sekarang kalau kita berbicara konotasi UMKM itu terkait kerajinan atau pedagang kaki lima. Jumlah tersebut juga dihitung berdasarkan pelaku usaha yang telah mengembalikan form pendataan yang telah kami lakukan,” katanya.

Sementara itu, kata dia, untuk pedagang yang telah menempati lapak di Hutan Kota Kaombona, Jalan Jabal Nur, Kelurahan Talise, Kecamatan Mantikulore kurang lebih ada sekitar 150 usaha mikro. Pemerintah Kota Palu juga saat ini masih akan menambah pedagang untuk berjualan di wilayah tersebut.

“Itu jumlah yang ada di luar, kemungkinan akan bertambah 102 pedagang usaha mikro jika semuanya sudah rampung (selesai) dikerjakan,” jelasnya.

Ia mengatakan ada peningkatan 15% pelaku usaha di daerah ini akibat peralihan profesi yang sebelumnya bekerja sebagai karyawan swasta kini membuka aktivitas baru dengan berdagang guna menghidupi keluarga.

“Sebagian besar pelaku usaha baru adalah mereka mantan karyawan perusahaan swasta, karena situasi tidak memungkinkan sehingga mereka beralih profesi,” ungkap Setyo.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas