Pelayanan di Pegadaian Syariah Cabang Palu Plaza. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna membangkitkan gairah perekonomian masyarakat, PT Pegadaian (Persero) Syariah Palu terus berupaya menawarkan sejumlah program menarik kepada nasabah.

Pimpinan PT Pegadaian Syariah Palu Plaza, Wagiman menjelaskan salah satunya adalah Rahn jasa gadai berprinsip syariah yang merupakan solusi tepat bagi masyarakat yang butuh dana cepat dan syariah, dengan barang jaminannya berupa emas, alat elektronik atau kendaraan bermotor.

“Selain produk Rahn kami juga ada produk Amanah yaitu pembiayaan berprinsip Syariah khusus kepada pegawai negeri sipil dan karyawan swasta,” jelasnya, saat dikonfirmasi Metrosulawesi, Sabtu (25/1/2020).

Sementara itu, pihaknya juga menyampaikan bahwa pegadaian bukan hanya melayani pembiayaan Rahn dan Amanah tapi juga melayani pembiayaan Arrum. Arrum merupakan pembiayaan usaha mikro kecil yang tetap berprinsip syariah.

“Jadi para pelaku bisnis yang mau dibiayai oleh Pegadaian Syariah Palu Plaza silahkan kunjungi kantor kami di Jalan Danau Poso Palu,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan sekilas tentang pengertian dari pembiayaan berprinsip Syariah. Yaitu, yang dimaksud dengan pembiayaan syariah adalah bebas dari riba, barang yang diperjual belikan tidak diharamkan oleh syariah Islam.

“Setiap produk yang dijual oleh pegadaian syariah tidak boleh melanggar aturan aturan islam yg tertuang dalam Alquran dan Hadist sehingga dalam prosesnya setiap produk yg akan dijual harus dikaji dulu oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk selanjutnya dikoreksi jika ada bagian yg tidak sesuai dengan aturan syariah Islam. Jika dari hasil kajian MUI sudah sesuai syariah maka akan diterbitkan fatwa dari MUI jadi setiap produk dijual harus ada persetujuan melalui fatwa MUI,” jelasnya.

Disamping itu, Pegadaian Syariah Palu Plaza memiliki produk yang dapat mengakomodasi keinginan masyarakat untuk menunaikan ibadah haji. Yakni Arrum Haji yang merupakan program dengan menggadaikan emas 24 karat dengan berat 3,5 gram bisa diberikan pinjaman senilai Rp25 juta.

“Itu nantinya sekaligus akan ditransfer ke rekening Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tengah. Ini cukup relevan jika melihat kondisi perekonomian masyarakat Kota Palu yang baru saja bangkit,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas