Home Hukum & Kriminal

Kasus Korupsi Gedung DPRD Morut Dibuka Lagi

405
Kapolda Sulawesi Tengah didampingi Bupati Morut saat memberikan keterangan pers di Morut. (Foto: Metrosulawesi/ Alekson Waeo)

Morut, Metrosulawesi.id – Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol. H Syafril Nursal mengungkapkan, masih akan mempelajari kasus dugaan korupsi pembangunan gedung DPRD Morut tahun anggaran 2016/2017. Diketahui, dalam kasus korupsi ini, penyidik telah menetapkan sejumlah tersangka dan sudah memasuki tiga kali pergantian Kapolda.

“Saya pelajari dulu, karena saya baru sebulan bertugas di Polda Sulawesi Tengah, jadi saya melihat dulu duduk perkaranya,” ujar Kapoda Syafril Nursal saat ditanya wartawan di Morut, Jumat 17 Januari 2020.

Kapolda melakukan kunjungan kerja di Polres Morowali Utara. Salah satu agendanya adalah meresmikan Gedung Call Center Polres Morowali Utara.

Seperti diketahui kasus pembangunan gedung DPRD Morut ini menelan anggaran sebesar Rp 15 miliar lebih telah dilakukan pemeriksaan perhitungan kerugian negara yang langsung dipimpin oleh tim dari BPK RI dan Tipikor Polda Sulteng oleh Kasubdit III Tipikor Dit Reskrimsus Polda Sulteng, AKBP Teddy Salawaty yang akhirnya menetapkan beberapa tersangka.

Sebelumnya pihak Polda Sulteng juga telah melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Morut, Wakil Bupati (Wabup), Kadis PU dan mantan Kadis PU, Konsultan perencana dan penanggung jawab pelaksana pembangunan.

Teddy Salawaty sebelumnya menjelaskan bahwa  ada pelanggaran mulai dari perencanaan, pengadaan bahan dan pembangunannya yang kesemuanya bermasalah, sehingga patut diduga merugikan keuangan negara, ujar Teddy yang kini digadang-gadang bakal ikut bertaruh di Pilkada Morut.

Teddy menyebutkan bahwa kasus gedung DPRD MORUT mirip dengan kasus gedung Hambalang yang sudah menyeret para pejabat negara yang ditetapkan sebagai tersangka. Hingga saat ini kasus pembangunan gedung baru DPRD Morut belum ada titik penyelesaian, sebab mereka yang telah ditetapkan sebagai tersangka masih bebas berkeliaran.

Reporter: Alekson Waeo
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas