H Rusman Langke. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Sulawesi Tengah, H. Rusman Langke, mengungkapkan, sesuai hasil rapat Koordinasi Kebijakan  Pengawasan (Rakorjawas) Tahun 2020 yang dilaksanakan belum lama ini di Jakarta, ada beberapa hal yang perlu di tindaklanjuti oleh Kemenag provinsi, maupun kabupaten/kota se-Indonesia.

“Hasil Rakorjawas itu harus ditindaklanjut sampai ke tingkat paling bawah. Sebab ada lima hal penting pesan Menteri Agama RI tertuang dalam hasil Rakorjawas itu, diantaranya, pemberantasan korupsi dengan pendekatan, tutup semua peluang korupsi, buka akses whistle blower dan penegakan hukum,” kata Rusman, belum lama ini. 

Selain itu, kata Rusman, peningkatan kualitas haji dan pembenahan umrah, dengan cara penguatan manasik, menjaga kualitas layanan, evaluasi komprehensif, dan penguatan pengawasan. 

“Bahkan Menag RI memberikan pesan terkait dengan pembenahan pendidikan keagamaan lewat pembenahan kurikulum keagamaan, revisi buku ajar untuk penguatan paham moderat, dan pengarusutamaan paham moderat bagi guru, dosen, dan tenaga kependidikan,” jelasnya.

Rusman mengatakan, Menag RI juga menyampaikan perlu ada deradikalisasi lewat Diklat Aparatur dan Juru Dakwah. Selanjutnya, kata Rusman, Menag Ri juga berpesan soal sertifikasi halal, dengan akuntable, tidak memberatkan, dan prosedurnya harus mudah dan jelas. 

“Rakorjakwas itu dihadiri 840 peserta, terdiri atas perwakilan pejabat Unit Eselon I Pusat, PTKN, Kanwil Kemenag, Kemenag kabupaten/kota, Balai Diklat dan Litbang, UPT Asrama Haji, dan jajaran Inspektorat Jenderal,” katanya.

Rakorjakwas 2020 itu dibuka langsung Menteri Agama RI, Fachrul Razi, ditandai pemukulan gong di salah satu hotel di Jakarta. 

“Forum yang melibatkan seluruh pimpinan strategis pada Kementerian Agama se-Indonesia ini diharapkan dapat menyelaraskan dan mengkoordinasikan kebijakan pengawasan Tahun 2020.  Pertemuan ini juga dapat dijadikan media curah pendapat dan feed back, perbaikan kinerja pengawasan Kementerian Agama di masa sekarang dan yang akan datang,” katanya.

Menurut Rusman, sesuai penyampaian Menag RI, Kementerian Agama memiliki andil penting untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan transparan dengan menciptaakan ASN yang berintegritas.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas