Home Sigi

Ferdinan: Cagar Budaya Lore Tak Beri Dampak Ekonomi

219
Ferdinan, seorang warga Lore, mengaku prihatin karena peninggalan sejarah yang bisa menjadi wisata budaya menarik, justru tak memberi dampak ekonomi bagi warga Lore. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Dataran Lore merupakan salah satu bukti sejarah akam adanya peradanan manusia jauh sebelum kemerdekaan.

Fakta tersebut terlihat adanya lokasi peninggalan kebudayaan zaman megalitik (batu besar) tertua bisa disaksikan di kawasan Cagar Budaya Lore Lindu di Sulawesi Tengah, di mana telah ditemukan antara 67 hingga 83 situs.

Terkait dengan keberadaan situs-situs kebudayaan tersebut, Ferdinan, salah seorang warga Lore, mengaku prihatin, karena peninggalan sejarah yang bisa menjadi wisata budaya menarik, justru tak memberi dampak ekonomi bagi warga Lore.

“Wisata megalith yang ada di Lore  sampai saat ini, tidak berdampak ekonomi apapun bagi kami orang Lore,” tandasnya.

Bahkan menurutnya, lembaga yang memegang kewenangan dan anggaran  beberapa situs di Lore bukanya bekerjasama dengan masyarakat untuk strategi pengembangan wisata, tetapi justru cuma sibuk sosialisasi  untuk prnerbitan sertifikat areal.

“Saya dengar lagi lokasi Patung Tadulako sudah disertifikat,” ungkap Ferdinan prihatin.

Ia mengaku kalau situs-situs itu hanya dijadikan tempat menciptakan dan menghabiskan  anggaran  negara, tapi tidak nenghasilkan  dampak ekonomi  bagi nasyarakat Lore.

Reporter: Masruhim Parukkai

Ayo tulis komentar cerdas