Kepala Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah Dendy Faizal Amin saat bertandang ke redaksi Harian Metrosulawesi, Kamis (167/1/2020). (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Cabang Sulawesi Tengah mencatat transaksi (jual beli) saham tertinggi tercatat pada Oktober 2019 yaitu sebesar Rp150 miliar.

“Dari transaksi itu, 70 persen berasal dari Kabupaten Tolitoli atau sekitar Rp93 miliar,” kata Kepala Perwakilan BEI Sulawesi Tengah, Dendy Faizal Amin saat bertandang di Kantor Redaksi Metrosulawesi, Kamis (16/1/2020).

Menurut Dendy, saat ini investor saham di Sulawesi Tengah mencapai 3.100 orang.

Dendy menjelaskan, dalam bertransaksi di pasar saham tidak lagi seperti dulu. “Dulu minimal uang Rp50 juta baru bisa membeli saham. Sekarang cukup Rp100 ribu sudah bisa membeli saham,” kata Dendy.

Kata Dendy, dengan mudahnya melakukan transaksi atau ikut dalam pasar modal, maka perlu peningkatan edukasi bagi masyarakat agar memahami dan tidak salah memilih untuk berinvestasi.

Dia juga berharap peran media dalam mendorong edukasi saham bagi masyarakat.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas