dr Muh Saleh Amin. (Foto: Metrosulawesi/ Michael Simanjuntak)

Palu, Metrosulawesi.id – Hampir semua wilayah Sulawesi Tengah masih dalam musim penghujan. Saat musim penghujan, potensi dilanda bencana banjir dan tanah longsor kian meningkat. Atas hal tersebut, Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulteng menyiagakan tim gerak cepat yang akan memberikan pelayanan medis bagi korban bencana.

“Kalau ada kejadian, tim gerak cepat paling tidak bisa langsung memberikan pertolongan pertama,” ungkap Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Sulteng, dr Muh Saleh Amin MM di Palu, Selasa, 14 Januari 2020.

Dia menerangkan tim gerak cepat Dinkes Provinsi Sulteng berjumlah empat sampai lima orang. Tim tersebut sifatnya membantu petugas medis dalam menolong korban bencana di kabupaten/kota se-Sulteng.

“Tim ini sudah ada dari dulu, hanya saja saat ini ditingkatkan kesiagaannya karena musim hujan. Setiap kabupaten punya tim gerak cepat secara berjenjang sampai ketingkat Puskesmas. Tim gerak cepat sudah harus ada di lokasi bencana 1×24 jam,” ucap Amin.

Dalam memberikan pelayanan medis, tim gerak cepat tidak memungut biaya alias gratis. Demikian pula apabila harus dirawat ke rumah sakit, masyarakat yang menjadi korban bencana tidak bayar.

“Tidak bayar karena itu dalam situasi luar biasa, ke rumah sakit juga tidak bayar, semua jadi tanggungan pemerintah,” ujarnya.

Amin mengatakan tim gerak cepat akan terus disiagakan untuk mengurangi risiko saat bencana terjadi. Itu karena untuk wilayah Sulteng, hampir bisa dipastikan dalam setiap selalu terjadi bencana banjir dan tanah longsor.

Peran pemerintah kabupaten/kota diharapkan agar lebih intensif meningkatkan kewaspadaan kebencanaan. Petugas medis di masing-masing kabupaten/kota harus menjadi yang pertama dalam memberikan pertolongan.

Amin juga berharap berbagai penyakit yang disebabkan musim penghujan perlu diwaspadai. Pada umumnya setelah bencana penyakit yang sering muncul yakni demam berdarah dengue (DBD).

“Demam berdarah akan muncul karena nyamuk yang tadinya bertelur akan menetas saat musim penghujan,” tandas Amin.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas