FOTO BERSAMA - Sekprov Sulteng, Moh. Hidayat Lamakarate foto bersama peserta Rakor Provinsi yang terdiri atas para kepala BPMPD kabupaten serta camat, kepala desa, dan pendamping desa dari 12 kabupaten se Sulteng beberapa waktu lalu. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulteng akan melatih 70 aparat desa di daerahnya guna meminimalisir penyalahgunaan kewenangan.

Hal ini dilakukan Dnas PMD salah satu upaya mencegah aparat desa di Sulawesi Tengah dari jeratan hukum. Olehnya Dinas PMD Sulteng memandang perlu adanya penguatan kapasitas aparat pemerintah desa.

 “Tahun 2020 akan dilaksanakan pelatihan aparat desa dengan dua angkatan saja,” ujar Kepala DPMD Sulteng melalui Kepala Sub Keuangan dan Aset, Amin Sudin di Palu, Senin, 13 Januari 2020.

Dia mengatakan pelatihan tersebut bertujuan agar aparat desa memiliki wawasan mengelola pemerintahan desa secara benar dan sesuai peraturan perundang-undangan. Itu mengingat banyaknya kasus ditemukan penyalahgunaan oleh aparat desa, khususnya kepala desa.

Dalam pelatihan itu, kata Amin, aparat desa akan menerima berbagai materi, diantaranya manajemen administrasi pemerintahan, keuangan desa hingga bagaimana perencanaan pembangunan desa.

“Semua ini diberikan agar mereka memahami bagaimana cara menjalankan roda pemerintahan,” jelasnya. 

Peserta pelatihan setiap angkatan akan diikuti 35 aparat desa dari seluruh desa di Sulteng. Untuk angkatan pertama, rencananya dilaksanakan pada Mei 2020 dan angkatan kedua pada Juli 2020 mendatang.

Selain mengenai manajemen pemerintahan, dalam pelatihan tersebut, juga tidak kalah pentingnya bagaimana memaksimalkan pengeloaan manajemen Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

“Supaya Bumdes bisa dijalankan tanpa ada penyalaguhaan keuangan,” ucap Amin.

Menurut Amin, aparat desa perlu memahami meanajemen keuangan hingga sistem akuntansi. Dengan begitu, Bumdes dapat benar-benar memberikan dampak positif bagi masyarakat desa.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas