Home Donggala

60 Penyintas Bencana di Marana Terima Huntara

178
Bupati Donggala Kasman Lassa, secara simbolis menyerahan kunci rumah hunian smeentara (Huntara) bagi 60 kepala keluarga terdampak bencana gempa bumi dan tsunami, di Desa Marana, Kecamatan Sindue, Senin (13/1/2020). (Foto: Humas/ Lili)

Donggala, Metrosulawesi.id – Bupati Donggala Kasman Lassa, secara simbolis menyerahan kunci rumah hunian smeentara (Huntara) bagi 60 kepala keluarga terdampak bencana gempa bumi dan tsunami, di Desa Marana, Kecamatan Sindue, Senin (13/1/2020). Penyerahan secara simbolis kunci rumah huntara ditandai penandatanganan berita acara kepada tiga orang perwakilan warga.

Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan  penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Yayasan Kemanusiaan Muslim Indonesia (YKMI), yang sudah peduli dan menyiapkan Huntara bagi warga di Desa Marana.

“Saya berharap agar bantuan yang sudah diberikan agar dipelihara dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,”pesan bupati.

Manajer YKMI, Tatang Husaeni menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Donggala beserta jajarannya sampai kecamatan dan desa yang telah mendukung program ini.

“Alhamdulillah kita tidak membutuhkan waktu yang lama, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan dan serah terima pada hari ini, pembangunan seluruh unit Huntara, menggunakan system  community base, dimana para pekerja yang dilibatkan adalah warga Desa Marana sendiri yang telah diberi pelatihan konstruksi rumah antigempa dan alhamdulillah hasilnya cukup baik,” tuturnya.

Dia berharap, penerima huntara ini benar-benar memanfaatkan dengan memelihara huntara sebaik-baiknya.

“Kami berharap kepada 60 masyarakat penerima manfaat, agar memeliharanya Huntara dengan sebaik-baiknya selayaknya rumah permanen serta tidak berpindah tangan atau diperjualbelikan,” tutupnya.

Diketahui hunian sementara (Huntara) di Desa Marana Kecamatan Sindue dibangun oleh Yayasan Kemanusiaan Muslim Indonesia (YKMI), bekerjasama dengan Secours Islamigue France (SIF) sebagai penyandang dana. Adapun lokasi Huntara tersebut, dibangun di area sekitar lapangan sepakbola Desa Marana dilengkapi dengan fasilitas sanitasi dan instalasi listrik 900 watt serta pembangunannya memakan waktu selama dua bulan.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas