PERSIAPAN - Sejumlah siswa SMP Al Azhar Mandiri Palu sedang belajar tentang fenomena geografi di ruang kelas, salah satu persiapan menuju ajang International Geolympiad ke XV, Jumat, 10 Januari 2020. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Sebanyak 16 siswa SMP Al Azhar Mandiri Palu, yang terbagi menjadi delapan tim, bakal mewakili Provinsi Sulawesi Tengah mengikuti ajang International Geolympiad (OLGENAS) ke XV, yang diselenggarakan oleh Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, pada 13-17 Januari 2020.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan dan Humas, Ari Pratama, mengungkapkan, ajang itu adalah lomba geografi tingkat international yang dilaksanakan oleh UGM tiap tahun. Pada lomba itu, ada lima tahapan yang akan diikuti oleh para peserta, tahap pertama ujian tertulis, berupa pilihan ganda, dengan sebagian besar soal berbahasa inggris.

“Kemudian tahap kedua, para peserta dibawa ke sesuatu tempat, dan diberikan soal-soal tentang fenomena geografi yang terjadi di lokasi tersebut, baik itu dari geografi pariwisata, alamnya, dan sumber daya yang ada di tempat itu,” jelas Ari, di Palu, Jumat, 10 Januari 2020.  

Bahkan para siswa, kata Ari, di tahap selanjutnya, akan diberikan tipe soal ujian multimedia. Pada tahap keempat, ada studi kasus, dimana lebih luas lagi cakupanya, karena para peserta didik akan menjawab soal-soal fenomena geografi di seluruh Indonesia. Tahap akhir adalah cerdas cermat dan cerdas tangkas.

“Siswa SMP Al Azhar yang mengikuti lomba tersebut, memang senang dengan kelompok ilmu pengetahuan sosial, sehingga untuk persiapannya, kami membimbing mereka sejak akhir November tahun lalu, kami sudah mulai petakan silabusnya, bahkan kami mencoba bagaimana menyusun rencana untuk kita kuasai secara cepat,” jelasnya.

Ari mengatakan, siswanya pada Desember 2019, sudah mulai melakukan simulasi soal, yang kemungkinan soal-soal yang dilombakan sesuai kisi-kisi itu.

“Saya berharap usaha keras anak-anak bisa membuahkan hasil, karena semangat mereka sangat antusias, bahkan mereka ingin bimbingannya itu hingga malam hari. Semoga mereka bisa mengeluarkan semua kemampuannya yang bisa dipelajari, dan saya percaya kerja keras mereka akan terbayar,” ujarnya.

Sementara itu, dua siswa yang akan mengikuti lomba tersebut, Mohammad Iryawan Fikriansyah, Filzah Afiqah Mumu berharap, bisa meraih penghargaan minimal medali perunggu. Tetapi jika perkembangan perlombaan lebih baik, maka tentunya target meraih medali emas.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas