Home Ekonomi

BEI Kembali Gelar Sekolah Pasar Modal

175
Karyawan PT BEI Cabang Sulteng. (Foto: Metrosulawesi/ Pataruddin)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Sulawesi Tengah kembali akan menyelenggarakan kegiatan edukatif untuk merangkul masyarakat Sulteng menjadi investor di pasar modal yakni Sekolah Pasar Modal pada hari ini, Sabtu (11/1/2020) di kantornya Jalan Jenderal Sudirman Kota Palu.

Hal itu dikatakan Kepala Kantor Perwakilan BEI Sulteng, Dendy Faizal Amin belum lama ini. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan salah satu program rutin setiap bulan yang bertujuan untuk sosialisasi hingga mengenalkan fitur investasi jual beli saham untuk para pemula yang diharapkan dapat menggeliatkan ‘pemain’ pasar modal.

“Kegiatan sekolah pasar modal itu sebagai salah satu bentuk kita dari BEI Sulteng untuk mengenalkan instrumen investasi, khususnya pasar modal. Yang mana orang berfikirnya kalau investasi itu ribet, orang-orang tertentu, eksekutif, pejabat dan lain sebagainya,” tuturnya.

Lebih lanjut dia mengatakan melalui iven tersebut, pihaknya juga memperkenalkan bahwa inilah investasi atau bacaan pasar modal bagi siapa pun yang ingin belajar. Ia mengatakan pihaknya juga akan mencoba mengubah mindset atau pemikiran para peserta tersebut dengan pembelajaran membeli saham.

“Kita memperkenalkan bahwa ini loh, orang buat investasi atau bacaan pasar modal, siapapun bisa. Bahkan, mungkin dahulu masih banyak orang berpikir investasi harus jutaan,” ujarnya.

“Nah disini coba kita kenalkan investasi yang saat ini ternyata mudah, dengan Rp100.000 kita sudah bisa melakukan transaksi pembelian saham. Mindset ekskulsif itu adalah yang coba untuk kita ubah, meskipun masih jadi pekerjaan rumah kita bersama,” ujarnya menambahkan.

Lanjut Dendy menambahkan bahwa teknis kegiatan akan memiliki muatan pengetahuan dasar pengelolaan dana dalam transaksi jual beli saham yang ada di lantai bursa saham. Nantinya, para peserta juga akan langsung dibuatkan rekening saham dengan saldo Rp100.000 yang ter-incloud dari biaya pendaftaran.

“Dari nol atau istilahnya kita masih buta, masih belum tahu apa-apa, kita belajar. Bagaimana cara beli saham, keuntungan, resikonya seperti apa. Peserta akan dibukakan rekening saham, jadi itu bukan bayar, tapi untuk biaya administrasi pembuatan rekening dengan saldo Rp100.000,” ucapnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas