Arif Latjuba. (Foto: Dok)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) berkeingingan menarik investor dalam upaya pengembangan dan peningkatan bidang kelautan dan perikanan di wilayahnya.

Kepala DKP Sulteng, Moh. Arif Latjuba menyebutkan, salah satunya adalah upaya menarik investor pengembangan ekspor tuna langsung dari Sulteng melalui Pelabuhan Pendaratan Ikan (PPI) Donggala.

“Kami terus memberikan dukungan kepada teman-teman di PPI Donggala. Kami juga berupaya menarik investor agar tuna kita bisa diekspor langsung dari Sulteng. Kalau sudah selesai dokumen-dokumennya terkaitnya, mereka akan ada di PPI Donggala lalu memobilisasi ke bandara untuk eskpor tuna kita,” jelasnya di Palu, beberapa waktu lalu.

Ia mengungkapkan, hasil tuna di Sulteng memiliki potensi yang cukup besar untuk diekspor. Yakni sekitar puluhan ton dalam sebulan. Selain itu, kualitas tuna yang ada dinilai sangat bagus.

“Berpotensi untuk diekspor. Karena kita secara kualitas sudah grade A, jadi memang sudah sangat bagus,” imbuhnya.

Selain itu, Arif juga menyebutkan pihaknya pada tahun 2020 terus melanjutkan pengawasan terhadap sumber daya kelautan dan perikanan di wilayah Sulteng. Hal itu untuk mengurangi praktik illegal fishing di laut Sulteng.

Untuk mendukung upaya pengawasan tersebut, DKP terus menjalin kerja sama dengan Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokwasmas) bidang Kelautan dan Perikanan di beberapa daerah, yang telah diberikan pembinaan sebelumnya.

“Kita sudah memberikan bimbingan beberapa Pokwasmas di beberapa daerah seperti di Morowali, Touna, Morowali Utara serta beberapa lainnya,” pungkas Arif.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas