Home Hukum & Kriminal

Akris Fattah Gugat Keluarga Gobal

278
Akris Fatah. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)
  • Soal Sengketa Tanah di Jalan Sungai Manonda

Palu, Metrosulawesi.id– Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Donggala, Ir. Akris Fattah Yunus, menggugat secara perdata keluarga Mohammad Gobal, di Pengadilan Negeri (PN) Palu, Jalan Samratulangi, Rabu, 8 Januari 2020.

Gugatan perkara perdata Akris Fattah itu terkait sengketa lokasi perumahan di Jalan Sungai Manonda, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Lokasi tanah yang kini menjadi sengketa sedang dikuasai pihak keluarga Mohammad Gobal.

Kuasa Hukum Akris Fattah, Rasyid, membacakan gugatan terhadap keluarga Mohammad Gobal pada persidangan di PN Palu. Selain itu, pihaknya juga ikut menuntut pihak Kelurahan Duyu, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Perwakilan Kota Palu.

Saat dikonfirmasi usai persidangan, Rasyidenggan berkomentar.

“Ini perkara perdata beda dengan pidana, ya, kami cukup berhati-hati berkomentar terlalu jauh,” singkatnya.

Sementara itu, kakak kandung Mohammad Gobal, Mas’ad Gobal, kepada media ini menjelaskan, bahwa pihaknya membeli lokasi ini pertama melalui Rahiman Teddy, yang juga dibelinya melalui pemiliknya H. Muhtar (almarhum). Akan tetapi, pihak keluarganya H. Muhtar itu menjual kembali lokasi tersebut.

“Saya sebelum membeli lokasi ini tentu bertanya dulu ke tetangga sesuai prosedur hukum, ternyata awalnya tidak bermasalah,” ungkapnya.

Dia mengatakan, sejak Januari 2017 lalu pihaknya membuat sertifikat tanah kemudian membangun rumah di lokasi itu. Namun 2018, sudah  ada pihak yang mengaku memiliki lokasi tersebut.

“Sementara surat kepemilikannya cuma pakai akte notaris pembelian saja, sedangkan saya punya sertifikat tanah aslinya,” terangnya.

Menurutnya, pihaknya yang digugat sama sekali tidak mengenal penggugatnya Akris Fattah ini. Namun mereka siap menghadapi lokasi tanah yang didugat seluas 750 meter persegi itu.

“Saya tidak tahu menahu soal barter pembelian Pak Akris itu, yang jelas lokasi ini saya yang beli,” pungkasnya.

Reporter: Firman Badjoki
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas