Home Palu

Dispar Sulteng dengar Masukan Mitra Usaha Soal Pemanfaatan Gedung Serbaguna JCC

I Nyoman Sriadijaya. (Foto: Metrosulawesi/ Moh Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah menggelar Rapat Rencana Pemilihan Mitra Kerjasama Pemanfaatan Gedung Serbaguna Pariwisata Jodjokodi Convention Center (JCC). Pertemuan itu digelar di ruang pertemuan Dinas Pariwisata Sulteng, Senin, 6 Januari 2019.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulteng, I Nyoman Sriadijaya, mengungkapkan, Dinas Pariwisata (Dispar) Sulteng telah melakukan lelang sebanyak dua kali, terkait pemanfaatan gedung serbaguna itu, namun gagal, karena tidak ada peminatnya.

“Sehingga kami ubah polanya, untuk mendengar dulu masukan dari mitra usaha terkait dengan pemanfaatan gedung tersebut. Kami ingin mendapatkan masukan dari mitra usaha bidang pariwisata, khususnya terkait dengan kegiatan-kegiatan atau event yang dibuat di gedung itu,” katanya.

I Nyoman mengatakan, apabila gedung itu di pihak ketigakan tentunya formula terkait dengan kontribusinya perlu dibahas. Sebab fasilitas di gedung itu belum terlalu lengkap seperti kursi gedungnya belum ada, dan fasilitas lainya.

“Apabila ada pelaku usaha yang berminat, tentunya mereka akan melengkapi fasilitas itu. Sebab gedung serbaguna ini yang ada pagar keliling, kemudian gedung induknya memiliki auditorium, dan dilengkapi sound sistem, tetapi fasilitas kursi belum ada, di sayap kiri-kanan mungkin bisa dijadikan ruang pertemuan, dan cafe. Hal ini tinggal teknis dari pihak ketiga,” jelasnya.

“Bagi yang berminat, mungkin dapat melengkapi fasilitas di gedung JCC itu. Kami berharap ada pihak yang bisa mendukung layanan JCC dengan mengadakan kegiatan secara profesional, sehingga pihak pelaku usaha diuntungkan, Pemda juga diuntungkan dari sisi pendapatan daerah,” katanya.

“Kami mencoba merumuskan persyaratan lelang nantinya, sehingga dalam waktu dekat kami bisa melakukan lelang kembali. Sebab persyaratan lelang ini berbeda dengan lelang pengadaan barang dan jasa. Lelang ini tentu setiap peminat akan survei dulu kondisi gedung, fasilitas yang ada, dan apa yang mereka mau investasikan,”  ujarnya.

I Nyoman mengatakan, siapa yang berminat harus melakukan investasi dulu, seperti membeli kursi, mobiler, pengadaan AC, penambahan daya, dan lainnya.

“Kami berharap sumber pendapatan itu bukan hanya dari kegiatan pada umumnya, seperti wisuda, dan pesta kawin, dan lainnya, namun juga dapat dimanfaatkan mulai dari sisi parkirnya, tempat fitnes, senam, dan kegiatan pameran juga bisa dimasukan,” ungkapnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas