Home Ekonomi

Dongkrak Penjualan, Pelaku Usaha Mikro Butuh Event

Lapak pelaku usaha mikro selalu laris manis ketika terlibat dalam event yang diselenggarakan lintas sektor. (Foto: Istimewa)

Palu, Metrosulawesi.id – Untuk mendongkrak omset penjualan di lapak untuk saat ini, para pelaku usaha mikro di Kota Palu sangat membutuhkan peran semua pihak ketika terlibat langsung dalam event UMKM.

Untuk itu, pada 2020, pelaku usaha mikro meminta pemerintah, sektor-sektor perbankan, dan sektor lainnya untuk selalu melibatkan pelaku usaha mikro ketika mengadakan iven.

“Tentu akan sangat banyak, kami sangat ingin sekali selalu berjualan kalau ada keramaian, pendapatan bisa dua kali lipat dibanding di tempat kami,” tutur salah seorang karyawan usaha ayam geprek, Intan pada iven Family Gathering Bank Mandiri Area Palu belum lama ini.

Menurutnya, hal yang membuat iven menjadi strategis sebagai ladang pendapatan dikarenakan konsumen atau masyarakat sudah pasti akan mendatangi event tersebut. Artinya, secara kuantitatif jumlah potensi pembeli produk yang dijajakan melonjak bahkan bepuluh-puluh kali lipat.

“Kan pasti ramai, orang (konsumen) pasti akan datang membeli. Apalagi kebanyakan mereka biasanya akan diarahkan untuk mencoba membeli. Voucher makan juga tidak akan mungkin dibawa keluar kecuali didalam event itu,” ujarnya.

Sementara itu, salah seorang pedagang es campur yang enggan namanya dikorankan mengatakan, mereka setiap melakukan event akan menyiapkan stok hingga tiga kali lipat dan selalu habis terjual.

“Ini 1.000 porsi kami siapkan, dan selalu seperti itu, pasti banyak (produk terjual). Biasanya di tempat kami, 200 sampai 300 porsi tiap harinya, otomatis untung. Kami selalu ingin terlibat pada setiap event UMKM, dan event apapun itu yang melibatkan masyarakat luas,” ungkapnya.

Dirinya menatap positif sektor UMKM di 2020 ini. Ia berharap semoga perekonomian makin membaik, sehingga berdampak juga terhadap tingkat transaksi dan kesejahteraan pelaku usaha mikro.

“Bisa menjanjikan, bisa juga malah kendor, buat usaha selalunya yang jadi masalah naik turun pendapatan. Tapi semoga saja bisa lebih baik dari tahun ini (2019),” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas