Pemusnahan barang bukti berupa ratusan liter minuman keras tradisonal (cap tikus) dan sajam hasil operasi Cipta Kondisi 2019 di jajaran Polres Buol, Sulawesi Tengah. (Foto: Ist/ Dok Polres Buol)

Buol, Metrosulawesi.id – Sedikitnya ratusan liter minuman keras tradisional dimusnahkan di Mapolres Buol, Sulawesi Tengah, Selasa 31 Desember 2019. Selain minuman keras tradisional, ikut dimusnahkan sejumlah senjata tajam berbagai jenis yang disita petugas.

Kapolres Buol, AKBP Wawan Sunarwirawan, kepada Metrosulawesi.id, mengatakan pemusnahan minuman keras tradisional (cap tikus) serta senjata tajam, merupakan hasil giat Operasi Cipta Kondisi 2019 di wilayah Polres Buol.

‘’Seluruh anggoata yang ada di wilayah Kabupaten Buol, kami sebar untuk pengamanan. Apa saja yang bisa membahayakan orang lain, kami sita. Termasuk minuman keras baik tradiosnal maupun miras yang tidak memiliki izin,’’ tukas Wawan Sunarwirawan.

Soal minuman keras tradisonal, Wawan Sunarwirawan mengungkapkan, menginstruksikan kepada jajarannya untuk cepat bertindak menyita miras tersebut. Sebab, tindak kriminal yang ada sebagian besar pemicunya adalah pengaruh miras.

Minuman Keras Tradisonal ‘Cap Tikus” dibuang pada pemusnahan barang bukti di Polres Buol. (Foto: Ist/ Dok. Polres Buol)

‘’Miras menjadi alasan utama terjadinya tidak kriminal yang ada di Wilayah Buol ini. Makanya, kepada anggota diinstruksikan sigap dan cepat bertindak dalam penanganan beredarnya miras tradisional,’’ aku Wawan Sunarwirawan.

Menyangkut pengamanan pergantian tahun, lanjut Wawan Sunarwirawan, jajarannya turun lapangan dalam pengamanan pergantian tahun. Melalui  Operasi Cipta Kondisi 2019, beberapa tim, kami bentuk dan menyebar untuk mengamankan pada tempat-tempat keraiaman maupun sejumlah lokasi yang menjadi prioritas pengamanan.

Dalam pemusnahan barangbukti yang dimusnahkan diantaranya, miras jenis cap tikus d155 liter yang sudah dikemas di botol air mineral 600 mil dan di jerigen yang isi 5-35 liter. Sementara itu, sajam yang diamankan 2 buah tombak, 3 katapel beserta anak busur, 3 parang dan 3 badik.

‘’Khusus sajam dilakukan dengan cara dipotong menggunakan gurinda, sedang miras cap tikus dibuang pada lubang yang sudah disiapkan,’’ jelas Kapolres Buol.  (*/is)

Ayo tulis komentar cerdas