MEMBERI SELAMAT - Gubernur Sulteng, Drs H Longki Djanggola memberikan selamat kepada 237 pejabat yang dilantik. Tampak Wahid Irawan yang dilantik menjadi Kabag Persidangan dan Risalah Sekretariat DPRD Sulteng disalami gubernur. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Mengakhiri tahun 2019, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. H. Longki Djanggola, M.Si melantik 237 pejabat dalam lingkup pemerintah Provinsi Sulteng di Gedung Pogombo Kantor Gubernur, Senin 30 Desember 2019.

Ke-237 pejabat dimaksud terdiri atas, dua pejabat tinggi pratama, 109 pejabat administrator atau eselon IV, 51 pejabat pengawas atau eselon III dan lima tenaga fungsional asesor serta 61 kepala SMA/SMK dan sembilan KTU (kepala tata usaha).

Gubernur Longki, berharap pejabat yang dilantik mampu membimbing staf dan bawahannya serta mengatasi permasalahan yang ada.

Gubernur menyatakan, akan menindak pejabat yang menyalahgunakan kekuasaan dan mengambil yang bukan miliknya, terutama yang menjadi hak dari staf atau bawaannya.

“Pelaksanaan pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pada hari ini bersifat promosi, rotasi dan reposisi, khususnya bagi jabatan administrator dan pengawas yang didasari atas hasil akhir evaluasi kinerja yang saya lakukan selaku pembina kepegawaian, dengan mempertimbangkan prestasi kerja, kedisiplinan kualifikasi pendidikan, urutan kepangkatan dan golongan, serta hal-hal lain sesuai petunjuk perundang-undangan yang berlaku,” sebut gubernur.

Pelantikan tersebut berdasarkan hasil lelang jabatan atau seleksi terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan tinggi pratama sebagaimana diatur dalam UU Nomor 5 tahun 2014 tentang ASN dan Peraturan Pemerintah Nomor 11 tahun 2017 tentang manajemen PNS.

Gubernur berharap administrator dan pengawas dapat benar-benar memahami tanggung jawabnya untuk berharmonisasi dengan pejabat pimpinan tinggi pratama ditempatnya masing-masing dalam mengemban tugas pokok dan fungsi secara paripurna dalam rangka mengkinerjakan para aparatur yang ada demi berjalannya visi-misi organisasi dan realisasi program kegiatan yang akuntabel, efektif, efisien dan transparan.

Bagi pejabat yang baru dilantik, gubernur berharap agar mendalami betul makna dari jabatan serta merombak gaya memimpin zaman dulu yang cenderung kaku, asal main perintah, semena-mena dan memaksakan kehendak membuat suasana kerja menjadi tegang dan kurang nyaman sehingga bawahan kurang nyaman.

“Saya harap para kepala sekolah agar memperhatikan sungguh-sungguh kinerja para guru dilingkungan sekolah, serta ketaatan terhadap ketentuan yang mengatur kepegawaian termasuk ketaatan dalam melaksanakan jam kerja atau jam mengajar maupun pengelolaan dokumen terkait proses pengajaran,” pungkas gubernur.

Dari Puluhan Pejabat yang dilantik tersebut salah satunya adalah Wahid Irawan yang sebelumnya menjabat Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satuan Polisi PP Provovinsi Sulawesi Tengah, diangkat dalam jabatan baru sebagai Kabag Persidangan dan Risalah sekretariat DPRD Provinsi Sulteng. (*)

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas