Cottage di objek wisata Tanjung Karang, Donggala sudah terisi penuh karena dipesan jauh hari. (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)

Donggala, Metrosulawesi.id – Jelang pergantian tahun, obyek wisata Tanjung Karang di Kelurahan Labuan Bajo Kecamatan Banawa, hunian atau cottage sudah terisi penuh karena dipesan jauh hari.

“Ada sebulan lalu sudah ba pesan tempat, ada juga yang baru dua minggu kemarin ba pesan memang kalau sekarang sudah tidak ada pak full semua cottage,” kata pengelola Harmony Cotage, Indra, Minggu (29/12/2019).

Dikatakan Indra, momentum setahun sekali ini memang pengunjung dan penyewa cottage yang ingin menghabiskan akhir tahun di pantai meningkat drastis bahkan harga sewa permalam pun naik dua kali lipat.

“Di Harmony Cottage ini ada 20 kamar semua sudah full, untuk akhir tahun kami menghargai per kamar 600 ribu. Kalau hari biasa cuma 300 ribu. Biar dikase naik harga tetap banyak pengunjung bacari tempat,” sebutnya.

Terpisah, warga Tanjung Karang, Hendrik yang juga memilki usaha cottage menjelaskan, momentum akhir tahun ibarat durian runtuh buat warga Tanjung Karang. Tingginya kunjungan ke obyek wisata andalan Donggala ini menambah omzet secara mendadak.

“Kalau hari biasa satu malam 500 ribu, untuk moment tahun baru ini kami kase naik menjadi 1,200,000 per malam dan alhamduliiah biar naik dua kali lipat semua sudah terisi. Tapi kami tidak tanggung makan hanya tanggung air tawar saja untuk bilas kalau sudah selesai berenang,” katanya.

Lain halnya cottage yang dikelolala Dinas Pariwisata yang memiliki sembilan kamar ini tidak disewakan bagi pengungjung yang hendak mengahabiskan akhir tahun.

“Maaf pak, tempat ini tidak kami sewakan, cottage ini khusus keluarga bupati atau pejabat lainnya, kecuali kalau tidak ada informasi dari pejabat yang datang mau nginap ya kita kasi sewa juga buat nambah-nambah uang dapur pak,” tutur warga yang meminta namanya tidak ditulis.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas