Home Sigi

Bupati: Warga Sepakat Lahannya Digusur

216
BERI KETERANGAN - Bupati Sigi, Moh Irwan Lapata. (Foto: Dok)
  • Polemik Pelebaran Jalan di Sibayala Barat di Sigi

Sigi, Metrosulawesi.id – Sebagian warga Desa Sibalaya Barat, Kecamatan Tanambulava yang sempat memprotes pelebaran jalan Desa Sibalaya- Poi karena lahan mereka digusur, sudah clear.

“Alhamdullilah kemarin saya sempat ke sana, yang satu sudah clear. Untuk ibu Nursia, saya dapat informasi, sudah selesai juga,” ujar Bupati Sigi Moh Irwan saat dikonfirmasi Metro Sulawesi, Senin, 30 Desember 2019.

Irwan mengatakan, pihaknya sudah melakukan mediasi dengan warga setempat dan sepakat lahannya digusur untuk pelebaran jalan.

Diketahui sebelumnya warga Desa Sibalaya Barat, Nursia protes dan tidak mengizinkan lahanya untuk digusur.

“Kalau memang ibu Nursia tidak memberikan lahanya untuk digusur, tidak apa-apa,” kata bupati.

“Kemarin kita sudah mediasi, semua warga sepakat. Kalau dia (Ibu Nursia) tidak kasih lahannya, kasarnya jangan lewat situ dia, tapi kan tidak mungkin begitu,” terang bupati.

“Mending korban satu orang daripada korban semua,” ucap bupati.

Terkait dengan aduan Ibu Nursia kepada BLH- HAM Sulteng beberapa waktu, Pihak BLH-HAM Sulteng akan melaporkan pihak Pemerintah Sigi kepada polisi terkait penggusuran lahan, Moh Irwan mempersilakan.

“Silakan dilapor, hak mereka ini untuk kepentingan umum, masyarakat lain juga sepakat memberikan lahannya. Dari semua warga, hanya ibu Nursia yang tidak,” kata bupati.

Moh Irwan juga menegaskan tidak adanya ganti rugi kepada masyarakat yang lahannya digusur.

“Kalau ibu Nursia minta ganti rugi, kami tidak anggarkan itu,” tutup bupati.

Reporter: Ariston Aporema Sorisi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas