Sugeng Suprianto. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Selama Periode Januari hingga Desember 2019, sektor pembiayaan produktif miliki Bank Negara Indonesia (BNI) Syariah Cabang Palu sepenuhnya menyasar daerah kabupaten di Sulawesi Tengah.

Hal tersebut disampaikan langsung Branch Manager BNI Syariah Cabang Palu, Sugeng kepada Metrosulawesi, Jumat (27/12/2019). Ia mengungkapkan langkah itu diambil karena kondisi pascabencana yang melanda Kota Palu dan sekitarnya beberapa waktu.

“Maklum di daerah ini masih dalam tahap pemulihan untuk bangkit, jadi ada sedikit kesulitan penyaluran pembiayaan produktif baru sekitar 85%. Maka dari itu kita tingkatkan dengan ke daerah kabupaten dan bahkan sampai ke Kota Gorontalo dan Ternate,” katanya.

Sementara itu, pihaknya juga lebih selektif dalam menyalurkan pembiayaan di sektor tersebut di karenakan pembiayaannya di atas Rp1 miliar. Sedangkan, khusus untuk pembiayaan konsumer, BNI Syariah telah melampaui target tahunan sekitar Rp142,1 miliar. Begitu pula pembiayaan mikro Rp6,7 miliar dari target Rp6,9 miliar dan hampir mencapai target.

“Sektor produktif sudah tersalurkan kurang lebih hampir Rp70 sampai dengan Rp80 miliar dari target Rp94,9 miliar. Kami harus berhati-hati dalam menyalurkan pembiayaan produktif, kalau ditotalkan semuanya baru 96%,” ujarnya.

Sugeng megatakan Bni Syariah akan terus berusaha menaikkan komposisi pembiayaan ritel produktif selain terus menjaga keunggulan dalam pembiayaan konsumer.

“Cara yang kami lakukan biasanya melihat potensi bisnis apa yang masih boleh dikatakan berkembang, seperti perusahaan atau kontraktor yang memiliki project dengan pemerintah untuk saat ini di Kota Palu,” tambahnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pendekatan di sektor jasa sosial masyarakat seperti sektor pendidikan dan kesehatan menjadi fokus utama.

“Ada bebera kampus yang kita coba dekati, seperti Universitas Muhammadiyah, StiKes Widya Nusantasa, serta Al Azhar Mandiri. Itu yang kita tawarkan siapa tahu seandainya mereka butuh dana pengembangan fisik maupun hal-hal lain semacamnya,” tuturnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas