SAMBUTAN - Kepala SMAN 2 Palu, Eddy Siswanto, saat menyampaikan sambutan di kegiatan sosialisasi anti korupsi, di Aula SMAN 2 Palu, belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Palu, DJPB Kementerian Keuangan RI bekerjasama dengan SMA Negeri 2 Palu menggelar Sosialisasi Anti Korupsi di Aula SMAN 2 Palu, belum lama ini.

Kepala SMAN 2 Palu, Eddy Siswanto, mengungkapkan, betapa pentingnya menanamkan pendidikan karakter kepada peserta didik untuk mencegah atau mengantisipasi praktik-praktik anti korupsi sejak dini.

“Yang paling penting adalah pendidikan karakter. Kepada siswaku, kita sudah di edukasi melalui latihan dasar kepemimpinan, yang didalamnya juga termasuk mencegah perbuatan-perbuatan korupsi, meningkatkan nilai tatakrama. Saya juga setuju, bahwa korupsi sampai saat ini masih marak dilakukan di tatanan siswa, misalnya korupsi waktu yang sejatinya akan berpotensi memantik korupsi besar lainnya,” kata Eddy.

Olehnya itu, Eddy berharap, kepada siswa untuk mulai belajar disiplin, sehingga bibit korupsi kecil itu tidak makin berkembang. Karena, siswa SMAN 2 Palu tentunya akan menjadi generasi penerus bangsa yang hebat, khususnya di Sulteng.

“Anak-anakku sekalian harus disiplin waktu. Korupsi itu banyak, salah satunya korupsi waktu. Kita juga kadang, bahkan sering korupsi waktu, itu yang harus dihindari, untuk mencegah hal besar lainnya tentang korupsi,” ujarnya.

Eddy mengatakan, hal yang harus terus ditempa oleh peserta didik adalah pendidikan agama, yang meningkatkan keimanan. Jika sudah memiliki iman di hati, maka hal negatif akan terasa sulit dilakukan.

“Memiliki iman di hati tidak kalah penting, apa yang kita lakukan di setiap hela nafas, jika dibarengi dengan iman, maka akan sangat tekun kita laksanakan sesuai dengan petunjuk,” ungkapnya.

Contohnya, kata Eddy, jika masuk sekolah pukul 07.00, maka hati akan sangat resah jika tidak datang pukul 7.

“Dan dapat dipastikan akan berusaha sebisa mungkin untuk disiplin. Akhirnya, satu ujian fase korupsi kecil dapat kita lewati dengan baik,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas