BAHAYA - Kondisi puing bangunan Hotel The Sya Palu di Jalan Sisingamangaraja yang dianggap berbahaya bagi pengendara. (Foto: Firman Badjoki/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Bekas hotel The Sya Palu di Jalan Sisingamangaraja yang hancur akibat bencana gempa bumi 2018 lalu, kini menyisakan puing-puing bangunan.

Bahkan yang menjadi sorotan pengendara saat ini adalah puing bangunan bersebelahan dengan Jalan Sisingamangaraja III, yang dianggap rawan bagi pengendara yang melintas jalan itu, karena dikhawatirkan bangunan yang sudah miring jatuh ke badan jalan.

Salah seorang pengendara di Palu, Mohamad Sadam, mengatakan, sangat berhati-hati melewati Jalan Sigma III itu. Kata dia, puing bangunan Hotel The Sya miring ke badan jalan.

“Kekhawatiran saya jangan sampai pas kita lewat disini bangunan itu jatuh dan menindis pengendara,” ungkapnya.

Padahal, kata Sadam, puing bangunan ini sebagian sudah diperbaiki pihak hotel,  tetapi anehnya perbaikan itu tidak sampai dipinggir jalan utama. Padahal yang paling utama diperbaiki itu bagian pinggir jalan yang membahayakan pengendara.

“Bukan cuma saya sering protes saat lewat disini (Sigma III), tapi sebagian besar pengendara lainnya sempat bertanya-tanya ke pihak Hotel The Sya yang tidak memperhatikan kondisi puing bangunannya,” pungkasnya.

Reporter: Firmansyah Badjoki
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas