Home Donggala

2019, BNN Donggala Ungkap 7 Kasus

391
Kepala BNN Donggala AKBP Kahar Muzzakir, didampingi Kasi Berantas konferensi pers di Palu, Rabu (25/12/2019). (Foto: Tamsyir Ramli/ Metrosulawesi)
  • 267 Pecandu Narkoba Direhabilitasi

Donggala, Metrosulawesi.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Donggala sepanjang 2019 mengungkap tujuh kasus jaringan pengedar narkotika di wilayah Kabupaten Donggala.

“Alhamdulillah selama setahun BNN Donggala mengalami peningkatan kinerja. Dari dua target pengungkapan barang haram BNN berhasil mengungkap tujuh kasus peredaranan narkotika. Keberhasilan ini tak lepas dari peran masyarakat yang memberikan informasi kepada anggota BNN,” kata Kepala BNN Donggala, AKBP Kahar Muzakir, di Palu, Rabu (25/12/2019).

Dijelaskannya, pengungkapan tujuh kasus penegedaran narkotila di Donggala rata-rata jenis sabu dan penangkapannya pun di tempat yang berbeda. Pertama tersangka atas nama Amrullah yang penangkapannya dilakukan pada Januari 2019 dengan barang bukti berupa 18 plastik bening berisikan sabu cristal siap jual, timbanagan digital serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp 736,000.

“Kemudian 8 Maret, BNN melakukan penangkapan terhadap Moh Abas dan Maman Setiaman, dari tangan keduanya ditemukan 47 plastik bening berisikan sabu jenis kristal, serta uang tunai hasil penjualan sebesar Rp1,3 juta dan pada 1 April, BNN kembali menangkap  Moh Razaq yang juga mengedarkan sabu jenis kristal,” sebutnya.

Selain menjelaskan persoalan pengungkapan jaringan penegedar narkotika, BNN juga merehabilitasi pengguna narkoba di wilayah Donggala.

“Selama setahun BNN sudah merehabilitasi sebanyak 267 orang pencandu narkoba. Dari 267 orang tersebut 100 orang berada di klinik bahagia BNN Donggala, RSUD Kabelota 15 orang, puskesmas tambu 80 orang, dan puskesmas Ballukang,” tutupnya.

Reporter: Tamsyir Ramli
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas