Ilustrasi. (Foto: Dok Djunaedi)

Palu, Metrosulawesi.id – Petualangan seorang pria yang tinggal di Jalan WR Suprtaman, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, yang merupakan residivis kasus pencurian yang disertai kekerasan (curas) akhirnya berakhir dibalik jeruji, setelah dirinya di tangkap Tim Buser Polsek Palu Timur, Polres Palu. Penangkapan terhadap tersangka berinisial RP alias Rico (21) itu dilakukan, Minggu, 15 Desember 2019, sekitar pukul 15.00 wita, di Jalan Dr.Sutomo, Kota Palu.

Kapolsek Palu Timur, Iptu. Laata, saat ditemui di Mapolsek Palu Timur, Senin, 16 Desember 2019, mengunkapkan, tersangka sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polsek Palu Timur, dengan kasus curas.

“Memang tersangka ini DPO kami, dan saat penagkapan tersangka, kami juga mengamankan seorang pria berinisial TM(26), yang merupakan seorang penadah barang curian, saat keduanya sedang mengkonsumsi narkoba jenis sabu,” ungkapnya.

Laata juga mengatakan, saat dilakukan pengembangan untuk menunjukan barang bukti hasil kejahatannya, tersangka RP alias Rico berusaha melarikan diri dengan menyerang petugas, hingga terpaksa harus dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kaki.

“Dia coba melarikan diri, terpaksa anggota mengambil tindakan tegas terukur, dengan menembak tersangka di bagian kaki, hingga korban harus kami bawa ke RS.Bhayangkara Palu untuk mendapatkan perawatan,” jelasnya.

Dari pengkuan tersangka, petugas melakukan pencarian barang bukti kejahatannya yang sudah dijual, dan berhasil menyita barang bukti berupa tiga unit sepeda motor berbagai jenis, dua buah Hp, serta barang bukti narkoba berupa alat hisap sabu (bong), dua buah alumunium foil dan satu sachet kliper sisa bungkus sabu.

“Untuk barang bukti lainnya masih kami lakukan pencarian, dan tersangka ini sudah lakukan aksi jahatnya berulang-ulang, hingga dirinya sendiri sudah lupa, berapa kali melakukan aksi jahatnya,” tegas Kapolsek Palu Timur, Iptu. Laata.

Sementara itu, Kapolres Palu,  AKBP. H.Moch Sholeh,S.IK.,  mengimbau kepada warga Kota Palu agar selalu berhati-hati.

“Jika mendengar atau mengalami tindak pidana kejahatan, segera menghubungi kepolisian terdekat untuk proses selanjutnya,” katanya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas