Home Palu

Lulusan SMKN 2 Palu Bebas Tes Kerja di Alfamidi

418
GUNTING PITA - Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Hidayat Lamakarate, saat menggunting pita di acara launcing kelas Alfamidi di SMKN 2 Palu, Selasa, 10 Desember 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – SMK Negeri 2 Palu bekerjasama dengan PT. Midi Utama Indonesia, Tbk (Alfamidi) melaunching Alfamidi Class dan Laboratorium Retail Tecno Park, Selasa, 10 Desember 2019.  Launching itu dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Mohamad Hidayat Lamakarate.

“Kenapa ada kelas Alfamidi, karena memang di SMKN 2 Palu memiliki program keahlian Bisnis dan Pemasaran. Jadi selama ini sebelum ada Alfamidi di Palu, program keahlian itu kurang peminatnya, tetapi dengan adanya Alfamidi yang kami promosikan, kita pun menjalin kerjasama dengan pihak Alfamidi, pertama untuk penyusunan kurikulum,” kata Kepala SMKN 2 Palu, Kasman, di ruang kerjanya.

Kasman mengatakan, penyusunan kurikulum program keahlian Bisnis dan Pemasaran itu dilakukan secara bersama antara pihak sekolah dan Alfamidi, sehingga kompetensi yang dibutuhkan pada perusahaan Retail (Alfamidi) tepat sasaran.

“Jadi kami di SMKN 2 Palu, tidak hanya bekerjasama dengan Alfamidi, tetapi perusahaan lainnya juga, seperti Carrefour Transmart, tetapi yang paling perhatian adalah Alfamidi, dimana proses kerjasama dengan Alfamidi ini dimulai dari 2017 dengan langkah awal penyusunan kurikulum dulu, kemudian penerimaan siswa baru, khusus untuk kelas Alfamidi itu sendiri,” jelas Kasman.

Kasman mengungkapkan, siswa baru yang dkiterima di kelas Alfamidi itu maksimal 36 orang. Jika hanya 30 orang yang lolos seleksi, itu saja yang diterima, sebab karena memang setelah tamat para siswa langsung kerja tanpa tes.

“Para siswa kami ini mulai dari Praktik Kerja Industri (Prakerin) sudah diberikan honor oleh pihak Alfamidi, hingga tamat mereka tidak diseleksi lagi, langsung otomatis diterima oleh Alfamidi untuk bekerja di toko mereka,” katanya.

Kasman mengatakan, ke depannya, sesuai informasi yang disampaikan oleh Kepala Cabang Alfamidi di Palu, bahwa mereka pada 2020 akan membutuhkan sekitar ribuan karyawan.

“Lulusan SMKN 2 Palu khusus kelas Alfamidi ini sudah dipastikan akan diterima di perusahaan tersebut, dan itu tanpa seleksi. Sebab dari penerimaan siswa baru, pihak alfamidi sudah menyeleksinya, kemudian pembelajarannya sudah menggunakan kurikulum yang disusun juga oleh Alfamidi,” ujarnya.

Menurut Kasman, kelas Alfamidi ini sudah dua tahun berjalan, dan para siswanya masih duduk di kelas XI.

“Untuk produk yang di jualdi kelas Alfamidi itu sementara masih dibantu oleh pihak Alfamidi, setelah ini selesai, nanti kami akan beli barang Alfamidi untuk kami jual di kelas itu. Selain itu, ada juga nanti produk hasil karya siswa yang akan dijual. Bahkan, kelas Alfamidi ini akan dibuka untuk umum, barang yang dijual bisa dibeli oleh masyarakat. Yang jelas rokok tidak di jual di dalam toko ini, hanya bahan-bahan kebutuhan rumah tangga yang dijual,” jelas Kasman.

Sementara itu, Sekprov Sulteng, Hidayat Lamakarate, berharap, para siswa jurusan Bisnis dan Pemasaran di SMKN 2 Palu ini bisa langsung praktik di Laboratorium Tecno Park. Pihaknya juga berharap agar aset itu dijaga dan dirawat, agar tetap dalam kondisi yang baik.

“Sehingga sarana penunjang belajar mengajar dapat menambah daya tampung siswa SMKN 2 Palu,” katanya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas