Home Morowali

Terminal Bungku Resmi Beroperasi

Wakil Bupati Morowali, H Najamudin melakukan pengguntingan pita, peresmian pengopersian Terminal Terpadu Non Tipe Kota Bungku, Rabu 4 Desember 2019. (Foto: Murad Mangge/ Metrosulawesi)

Morowali, Metrosulawesi.id – Wakil Bupati Morowali,H Najamudin didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Daerah Kabupaten Morowali, meresmikan pengoperasian Terminal Terpadu Non Tipe Kota Bungku beserta penetapan titik simpul jaringan lalu-lintas angkutan jalan di terminal.

Kepala Dishub Morowali, Moh Rizal Baduddin dalam laporannya menyebutkan bahwa terminal dibangun melalui APBD tahun 2018, dengan jumlah anggaran Rp 881.602.120.25,-. Tentunya masih jauh dari harapan khususnya standar pelayanan Terminal tipe C.

“Dengan diresmikannya bangunan terminal, serta ditetapkannya titik simpul jaringan lalu-lintas angkutan jalan pada terminal akan menjadi tonggak awal konektifitas juga perkembangan modal transportasi darat,” ungkap Rizal di acara peresmian,Rabu,4 Desember 2019.

Kehadiran terminal, kata Rizal, akan menjadi pusat pergerakan orang dan barang, serta tercipta efek berantai di sektor ekonomi mikro dengan tumbuhnya penyedia jasa angkutan pedesaan serta kedai-kedai makanan dan minuman di seputaran terminal.

“Demi kelancaran operasional terminal tentunya diharapkan dukungan masyarakat dan penyedia jasa angkutan umum. Memantau, memberikan kritik dan saran yang sifatnya membangun sebagai bahan evaluasi,” ujarnya.

“Khusus penyedia jasa angkutan,kami menegaskan agar mematuhi segala ketentuan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku terkait tata cara penyelenggaraan angkutan umum,” sambung Rizal.

Lanjut Rizal,Pemda Morowali dalam hal ini Dishub, mengharapkan dukungan dari Polri dan TNI melalui Satlantas Polres Morowali dan personel TNI khususnya melalui Kodim 1311/Morowali menjaga keamanan dan ketertiban terminal serta pelaksanaan operasi penertiban angkutan umum.

Disebutkan,bahwa gedung pengujian kendaraan bermotor selesai tahun ini, dan peralatan uji kendaraan, pengadaannya  tahun 2019, dan diakreditasi akhir tahun 2020. Dalam artian,Morowali sudah bisa melakukan uji berkala kendaraan bermotor dan buku keur.

“Semuanya itu tidak hanya menjadi potensi untuk pendapatan asli daerah. Tentu mewujudkan pelayanan masyarakat dalam penyelenggaran angkutan umum. Tertib, aman, nyaman dan berkualitas sesuai amanah UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu-Lintas angkutan jalan,” papar Rizal.

Sehubungan dengan peresmian pengoperasian Terminal diketahui sebelumnya akan dilakukan oleh Bupati Morowali, Taslim, namun tidak dapat dilakukan yang bersangkutan menghadiri rapat paripurna di DPRD.

Reporter: Murad Mangge
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas