Home Artikel / Opini

Berlari Sekencang-Kencangnya

335

Oleh: Udin Salim, Pimred Harian Umum Metrosulawesi

LIMA tahun sudah Harian Metrosulawesi menemani masyarakat Sulawesi Tengah—menyajikan informasi-informasi yang mencerdaskan dan menginspirasi. Lima tahun pula kami mengawal kegiatan-kegiatan pembangunan di daerah ini. Semua itu kami lakukan sebagai wujud tanggung jawab kami sebagai media pemberi informasi sekaligus kontrol sosial.

Di rentang waktu setahun terakhir. Terutama ketika bencana melanda Sulteng, kondisi ekonomi sempat seret. Semua lini kehidupan, termasuk Metrosulawesi terkena dampaknya. Tapi, alhamdulillah di tengah kondisi ekonomi yang sulit itu, kami mampu melewati dan bangkit hingga seperti sekarang ini.

Kami sadar bahwa kondisi ekonomi yang sulit seperti itu, harus dilawan dengan tekad dan kerja keras semua rekan-rekan di Metrosulawesi. Alhamdulillah, atas kehendak-Nya dan kerja sama antar sesama teman-teman, Metrosulawesi masih tetap eksis melayani pembacanya. Ucapan terima kasih yang tak terhingga, tentu kami haturkan kepada semua relasi dan pembaca. Tanpa relasi dan pembaca, kami tak ada apa-apanya.

Secara khusus, ucapan terima kasih kami juga kepada owner PT Pena Metro Sulteng—perusahaan penerbit Metrosulawesi—Bpk H Ahmad M Ali dan ibu Hj Nilam Sari Lawira. Keduanya telah memberikan kebebasan kepada kami untuk berkreasi, sehingga Metrosulawesi tetap eksis seperti saat ini.

Di usianya yang kelima tahun ini, syukur alhamdulillah, secara kelembagaan, Metrosulawesi sudah terdaftar resmi di Dewan Pers. Artinya, secara hukum Metrosulawesi sudah memenuhi syarat untuk menjalankan fungsi –fungsi pers. Tidak sekadar itu. Dengan terdaftarnya di Dewan Pers, Metrosulawesi diakui sebagai lembaga pers resmi, bukan ‘kaleng-kaleng’, begitu katanya.

Di sisi sumber daya manusia, sekali lagi alhamdulillah, wartawan Metrosulawesi sudah mengantongi kartu “Kompetensi” yang dikeluarkan oleh Dewan Pers. Semua wartawan yang bekerja di Kantor Pusat Metrosulawesi sudah lulus uji kompetensi di semua tingkatan. Ada yang wartawan muda, madya hingga utama. Dengan kartu kompetensi ini, mereka berkompetensi menjalankan tugas-tugas kewartawanan.

Fasilitas sudah ada, pengakuan dari Dewan Pers juga sudah ada, pun SDM wartawannya juga sudah mumpuni. Tugas berat yang dihadapi kedepan adalah bagaimana Metrosulawesi bisa berjaya. Untuk meraih itu, inilah saatnya Metrosulawesi harus berlari kencang. Berlari sekencang-kencangnya, jika tidak ingin tertinggal dari yang lain. Selamat Ulang Tahun Metrosulawesi. (*)

Ayo tulis komentar cerdas