Komisioner KPU Kota Palu, Iskandar Lembah, memberikan sosialisasi tahapan pemilu kepada lima segmen pemilih di Kecamatan Palu Selatan. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palu menuntaskan sosialisasi tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Palu tahun 2020 kepada lima segmen pemilih, yakni segmen agama, perempuan, marjinal, pemilih pemula dan disabilitas. Sejak dimulai di Kecamatan Tawaeli, KPU Kota Palu menuntaskannya di Kecamatan Palu Selatan, Rabu 27 November 2019.

Komisioner KPU Kota Palu, Iskandar Lembah, kepada Metrosulawesi mengatakan, delapan kecamatan yang ada di Kota Palu semuanya sudah diberikan pengetahuan soal tahapan Pilkada Kota Palu tahun 2020 dengan menyasar lima segmen pemilih. Seluruh tahapan Pilkada yang tertuang dalam PKPU No.15 Tahun 2019 disampaikan kepada masyarakat agar masyarakat mengetahui perjalanan Pilkada Kota Palu munuju voting day 23 September 2020.

Selama memberikan sosialisasi kepada masyarakat, Iskandar mengapersiasi pengetahuan pemilihan masyarakat Kota Palu. Sikap kritis seriang disampaikan masyarakat kepada KPU sebagai bahan catatan untuk perbaikan pelaksanaan Pilkada.

“Selain memberikan informasi, lewat sosialisasi ini KPU juga membutuhkan umpan balik dari masyarakat sebagai bahan perbaikan menjalankan tahapan Pilkada 2020,” tutur Iskandar.

Meskipun menuntaskan sosialisasi dengan menyasar lima segmen pemilih, namun kegiatan sosialisasi terus dijanlankan demi memastikan seluruh masyarakat Kota Palu tersampaikan informasi soal Pilkada. Selanjutnya KPU Kota Palu akan memfokuskan sosialisasinya bagi pemilih pemula. Sekolah dan kampus menjadi sasaran utama sosialisasi ini.

Selama sosialisasi kepada lima segmen, KPU menekankan beberapa poin penting yang patut diketahui masyarakat, diantaranya dukungan kepada calon perseorangan, dimana PNS, TNI dan Polri tidak boleh memberikan dukungannya. Bila dalam verifikasi berkas itu terdapat, KPU Palu akan menetapkan dukungan itu Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Penekanan kepada dukungan calon perseorangan, mengingat jalur perseorangan lebih awal memasukkan berkas dukungannya kepada KPU untuk dilakukan verifikasi. Dengan adanya sosialisasi tersebut, KPU berharap masyatakat dan calon mengetahui rambu-rambunya.

“Melihat antusiasme dan aktifnya masyarakat selama sosialisasi, saya otpimis partisipasi pemilihan untuk Pilkda tahun 2020 tidak kalah dari Pemilu 2019 yang mencapai 86%,” yakinnya.

Reporter: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas