Moh. Arif Latjuba. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Sulawesi Tengah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sulteng meminta tiga Kabupaten Sigi, Kabupaten Donggala, dan Kabupaten Toli-Toli untuk meningkatkan angka konsumsi ikan daerah.

Hal itu dikatakan Kepala DKP Sulteng Arif Latjuba beberapa waktu lalu. Menurut data 2018, tiga daerah tersebut memiliki angka konsumsi ikan masyarakat yang rendah dan perlu dorongan pemerintah daerahnya dan berbagai stakeholder sektor perikanan kelautan untuk peningkatan.

“Menurut kacamata kami (tiga daerah) berada di posisi rendah meskipun sebenarnya penghasil ikan juga. Ada kecenderungan penurunan konsumsi di Donggala sebesar pada 2017, 43,79 kilogram (kg) per kapita per tahun, 2018 bahkan menurun 40,79 kg per kapita per tahun. Toli-Toli, konsumsi ikannya berada di 50,44 kg per kapita per tahun. Sigi, 41,40 kg per kapita per tahun. Ini perlu peningkatan dari angka konsumsi ikan kita di Sulteng 56,65 kg per kapita per tahun,” tuturnya.

Menurutnya, hal tersebut perlu dianalisa dan dipertanyakan. Apalagi, Kabupaten Donggala dan Toli-Toli juga merupakan salah satu penghasil ikan dan memiliki areal laut yang strategis.

“Sigi tak miliki areal laut, tapi perlu didorong juga. Ini perlu dianalisa dari data, mungkin mereka punya data lain, tapi itu yang ada dikami. Apakah mereka punya ikan, menjual dan mengkonsumsi lain selain ikan. Atau seperti apa? paling tidak ini jadi kajian bersama lagi,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, angka konsumsi ikan di Sulteng sendiri, pada 2018 berada diatas rata-rata nasional. Sulteng 56,65 kg per kapita per tahun sedangkan nasional pada tahun yang sama berada pada angka 50,69 kg per kapita per tahun.

“Ini jadi catatan baik dan kita perlu dorongan untuk meningkatkan itu lagi ke arah yang lebih baik. Kita punya laut, hasil laut itu (ikan) harus dinikmati masyarakat disini untuk mencukupi gizi. Baru pikirkan pasokan keluar,” tutupnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas