Ilustrasi. (Grafis: Dok Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menetapkan upah minimum kabupaten (UMK) tahun 2020 sebesar Rp.2.445.950. “UMK parimo untuk tahun 2020 ditetapkan sebesar Rp 2 juta lebih,” ungkap Ketua dewan pengupahan Parimo, H Ardi, SPd  MM melalui humas Pemkab Parimo, Selasa (19/11).

Penetapan UMK tersebut setelah Sekretaris Daerah Kabupaten Parigi Moutong, H. Ardi S.Pd,M.M yang juga sebagai Ketua Dewan Pengupahan Kabupaten Parigi Moutong melalui sidang dewan pengupahan yang dihadiri  Kepala Dinas Nakertrans, Badan Pusat Statistik, Federasi Serikat Pekerja Nasional Indonesia (FSPNI) Kabupaten Parigi Moutong, perwakilan pengusaha dan perwakilan Badan Usaha Milik Negara bertempat di Aula Hotel Oktaria Parigi.

Bupati Parigi Moutong menilai penetapan upah minimum perlu dilaksanakan sebagai bentuk perlindungan hak upah pekerja untuk menghindari atau mengurangi persaingan yang tidak sehat sesama pekerja/buruh agar tidak terjadi upah pekerja yang tidak merata.

Selain itu, lanjut Bupati, penetapan upah minimum dilaksanakan untuk menghindari atau mengurangi kemungkinan adanya eksploitasi pekerja/buruh oleh pengusaha yang memanfaatkan kondisi pakar akumulasi demi mendapatkan keuntungan dan untuk menghindari terjadinya kemiskinan absolute para pekerja/buruh.  

“Kebijakan pengupahan harus diarahkan untuk menetapkan upah minimum berdasarkan kebutuhan hidup layak dan dengan memperhatikan produktivitas dan pertumbuhan ekonomi untuk pencapaian penghasilan yang memenuhi penghidupan yang layak bagi pekerja/buruh,” harap Bupati. (*)

Reporter: Masruhim Parukkai

Ayo tulis komentar cerdas