FOTO BERSAMA - Kepala SMPN 1 Palu, Hj. Farida Batjo, saat foto bersama dengan orang tua siswa, di depan pohon hias yang dibuat oleh siswa, guru, dan orang tua siswa, yang diletakkan di depan kelasnya, Jumat, 15 November 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)
  • Peringatan Maulid Nabi SAW di SMPN 1 Palu

Palu, Metrosulawesi.id – SMP Negeri 1 Palu menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw. Kegiatan tersebut diadakan di lapangan upacara SMPN 1 Palu, Jumat, 15 November 2019.

Peringatan maulid nabi itu, menampilkan sekitar 45 pohon telur yang di hias oleh setiap siswa, bekerjasama dengan guru, orang tua murid, pohon hiasan itu ditempatkan di depan masing-masing kelas mereka.

Kepala SMPN 1 Palu, Hj. Farida Batjo, mengatakan, peringatan atau perayaan maulid Nabi Muhammad SAW di sekolahnya, bukan hal yang baru atau pertama kali dilaksanakan. Peringatan maulid ini merupakan kebiasaan atau budaya sejak lama dilakukan oleh SMPN 1 Palu.

“Hanya saja nuansa peringatan maulid kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab tahun ini keterlibatan orang tua sangat erat terjalin dengan sekolah maupun anak didiknya. Jika dulu misalnya hanya telur yang saja dipampang, tapi kali ini semua ada berbagai macam makanan, mulai dari kue, snack (makanan ringan), dan makanan lainya,” jelasnya.

Farida berharap, peringatan mualid nabi ini dapat membawa berkah untuk keluarga besar SMPN 1 Palu.

“Kami sangat apresiasi dan bangga atas silaturahmi yang terjalin selama ini, antara orang tua dan sekolah dalam menjaga bersama karakter peserta didik,” ungkapnya.

Kata Farida, peserta didik dan para guru dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sangat antusias menyiapkan ragam hiasan yang ditempelkan di pohon pisang.

“Selain menampilkan hiasan pohon yang merupakan tradisi tiap tahun di SMPN 1 Palu, juga ada penampilan peserta didik dari kelas Baca Tulis Alquran (BTQ) yang telah tampil membaca Al Quran dengan baik dan cukup berbakat,” ujarnya.

Farida mengaku, sangat berterimakasih dengan program Pemerintah Kota Palu, dengan membuka Kelas BTQ di SMPN 1 Palu, sebab para peserta didik dapat memperlihatkan kelebihan mereka dalam membaca maupun menulis Al Quran.

”Pada acara maulid itu dimulai dengan doa dan dzikir bersama, kemudian dilanjutkan tausiyah yang disampaikan oleh salah satu ustadz di Kota Palu, kemudian dilanjutkan penampilan siswa kelas BTQ, dan selanjutnya mencicipi hasil karya siswa, guru, dan orang tua siswa, di pohon hias yang telah disiapkan di depan masing-masing kelas,”  jelasnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas