BERI KETERANGAN - Kapolda Sulteng, Brigjen Pol.Lukman Wahyu Hariyanto, saat memberikan keterangan pers, Kamis 14 November 2019. (Foto: Djunaedi/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Kapolda Sulawesi Tengah, Brigjen Pol.Lukman Wahyu Hariyanto, menegaskan bahwa insiden tertembaknya dua angota polisi Polsek Sirenja beberapa waktu lalu, merupakan murni kelalaian saat membersihkan senjata.

“Itu bukan baku tembak, melainkan murni keteledoran personel saat membersihkan senjata,” tegas Kapolda Brigjen Pol Lukman Wahyu Hariyanto, kepada wartawan, usai memimpin upara HUT Brimob, Kamis 14 November 2019.

Dirinya juga mengatakan, kejadian itu saat salah satu korban sedang membersihkan senjata, yang kemudian senjata yang sedang di bersihkan itu meledak dan mengenaib rekanya, sementara anggota itu juga terkena pantulan peluru (reklosef), karena kejadianya dalam ruangan.

“Yang satunya terkena langsung, dan satunya lagi terkena reklosef, yang mengakibatkan terluka di bagian kepala,” ungkapnya.

Orang nomor satu di Polda Sulteng itu juga menegaskan, pihaknya akan memberikan sanksi disiplin kepada kedua anggotanya terkait keteledoran dalam menggunakan senjata api. Namun, saat ini keduanya sedang menjalani pemulihan pascainsiden tersebut, Aipda Nabud Salama di Rujuk ke Makassar, Sementara Aiptu Purwanto di rawat di RS Undata Palu.

“Biarkan mereka berdua sembuh dulu baru kita proses terkait insiden tersebut, karena saat ini mereka masih menjalani pemulihan. Yang pastinya mari kita doakan kedua korban dapat segera pulih,” ungkapnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas