Home Palu

Mahasiswa Harus Tingkatkan Kemampuan Akademik

198
UPACARA HARI PAHLAWAN - Civitas Untad memperingati Hari Pahlawan dengan menggelar upacara bendera di Halaman Rektorat Untad, Senin, 11 November 2019. (Foto: Dok)
  • Civitas Untad Peringati Hari Pahlawan

Palu, Metrosulawesi.id – Civitas Universitas Tadulako (Untad) memperingati Hari Pahlawan dengan menggelar upacara bendera di Halaman Rektorat Untad, Senin, 11 November 2019. Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Untad, Dr Muh Nur Ali, bertindak sebagai pembina upcara sekaligus membacakan sambutan Menteri Sosial (Mensos) RI, Juliari Batubara.

Mensos melalui Nur Ali mengharapkan Hari Pahlawan dimaknai tidak hanya sekedar kegiatan seremoni. Hari Pahlawan harus dimaknai dengan hal positif diantaranya dengan menunjukkan rasa kepedulian terhadap sesama yang membutuhkan.

“Hari pahlawan kiranya bukan hanya bersifat seremonial semata tetapi dapat diisi dengan berbagai akifitas yang dapat menyuburkan rasa nasionalisme dan meningkatkan rasa kepedulian untuk menolon sesama yang membutuhkan,” ujarnya.

Nur Ali mengatakan peringatan Hari Pahlawan kali ini mengusung tema Aku Pahlawan Masi Kini. Dengan menjadikan diri sebagai Pahlawan masa kini, maka permasalahan yang melanda bangsa dewasa ini dapat teratasi.

“Untuk itu marilah kita terus menerus berupaya memupuk nilai kepahlawanan agar tumbuh subur dalam hati sanubari segenap insan masyarakat Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Untad, Dr. Ir. Sagaf MP, mengungkapkan saat ini masyarakat dituntut untuk mampu mengisi kemerdekaan dengan hal yang positif dan mendukung pemerintah dalam memperkuat Indonesia.

Untuk kalangan mahasiswa, penghargaan terhadap perjuangan Pahlawan harus diwujudkan dengan meningkatkan kemampuan akademik dalam rangka mempersiapkan diri menghadapi era globalisasi dan persaingan dunia.

“Mahasiswa juga harus meningkatkan keterampilan yang sifatnya menunjang akademiknya dalam rangka menjawab pasar kerja dimasyarakat,” ungkap Sagaf kepada awak media usai mengikuti upacara.

Dia menambahkan, sikap nasionalisme di dunia pendidikan khususnya lingkup perguruan tinggi dapat ditunjukkan dengan meningkatkan kualitas pendidikan. Terpenting pula dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh saat berada ditengah masyarakat.

“Dengan begitu apa yang diterima selama duduk dibangku kuliah benar-benar bermanfaat,” pungkas Sagaf.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas