Home Palu

Guru Kejuruan Diberi Pengetahuan Kelola Bengkel

285
SAMBUTAN - Kepala SMKN 3 Palu, Triyono saat memberikan sambutan di kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), di Aula SMKN 3 Palu, belum lama ini. (Foto: Ist)

Palu, Metrosulawesi.id – SMK Negeri 3 Palu menggelar Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), melalui Diklat Manajemen Bengkel Bagi Guru Kejuruan belum lama ini. Kegiatan itu dalam rangka untuk meningkatkan mutu dan kualitas guru di sekolah tersebut.

Kepala SMKN 3 Palu, Triyono, mengatakan, kegiatan itu dilaksanakan khusus bagi guru kejuruan, yang dipersiapkan untuk menjadi kepala bengkel di sekolahnya masing-masing, agar tahu bagaimana mengelola bengkel atau laboratorium dengan baik.

“Pada kegiatan ini guru-guru akan dibekali materi, yakni berupa modul yang telah disiapkan tentang pemanfaatan laboratorium atau pemanfaatan bengkel. Aspek yang akan mereka pelajari adalah tersusunnya perangkat administrasi pengelolaan bengkel, dari sisi penggunaan, penataan, pemeliharaan, dan perbaikan, serta pengembangan fasilitas dan aktivitas bengkel yang baik di sekolah,” jelas Triyono di Palu belum lama ini.

Triyono mengatakan, para guru diharapkan dapat menerima dengan baik materi yang diberikan oleh Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Bidang Mesin dan Teknik Industri (P4TK-BMTI), oleh beberapa pemateri.

“Para narasumber di kegiatan itu yakni: Mujiyanto S.Pd, M.Pd, Hendrik Suryono S.Pd, M.Pd, Tersin Bsc, dan mampu menerapkan materi yang telah mereka terima agar mampu mengelola manajemen bengkel dengan baik,” katanya.

Triyono berharap, para guru itu bisa mengikuti kegiatan ini selama enam hari dengan serius dan betul-betul memperhatikan, mempelajari, dan menyerap apa saja yang telah diberikan.

“Paling tidak kami berharap mereka bisa lulus dalam uji materi yang telah diberikan, dan kita juga berharap  semuanya bisa lulus,” ungkapnya.

Kata Triyono, kegiatan ini diikuti sekitar 40 Guru dari 18 SMK di Kota Palu, Kabupaten Sigi, Donggala, dan Poso.

“Digelarnya kegiatan tersebut tujuannya adalah  memberikan pemahaman, untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru dalam mengelolah bengkel dan laboratorium yang ada di sekolah masing-masing dengan efisien,” jelasnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas