PENGUKUHAN - Ketua Badan Pengurus Yayasan Patriot Pembangunan Panca Marga Sulteng, Hj. Fauziah Abdullah saat melantik Ketua STIA Panca Marga Palu, Dr. Timuddin DG. Mangera Bouwo, di Gedung Auditorium Ilmu Administrasi Negara H. Kisman Abdullah, Ahad, 10 November 2019. (Foto: Moh Fadel/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Yayasan Patriot Pembangunan Panca Marga Sulawesi Tengah mengukuhkan ketua dan pengurus yayasan, sekaligus melantik Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Panca Marga Palu priode 2019-2023, Dr. Timuddin DG. Mangera Bouwo di Gedung Auditorium Ilmu Administrasi Negara H. Kisman Abdullah, Ahad, 10 November 2019.

Ketua Badan Pembina Yayasan Patriot Pembangunan Panca Marga Sulteng, H. Raiz Lamakampali mengapresiasi, kepada Ketua STIA Panca Marga yang selama ini bekerja keras bersama-sama dengan para dosen dan mahasiswa, sehingga STIA Panca Marga Palu masih eksis dan berjalan dengan baik, sehingga mendapat akreditasi B.

“Kami berharap gelar akreditasi B ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua Badan Pengurus Yayasan Patriot Pembangunan Panca Marga Sulteng, Hj. Fauziah Abdullah, berharap agar Ketua terpilih STIA Panca Marga Palu priode 2019-2023 Dr. Timuddin DG. Mangera Bouwo dapat mengembangkan dan mendorong semangat stakeholder dalam mewujudkan visi misi organisasi.

“Selain itu kami berharap kiranya dapat mengembangkan pola kerja serta pola pikir dengan satu kesatuan sesuai sesuai standar oprasional prosedur (SOP) yang berlaku. Selain itu membangun dan mengembangkan semangat kebersamaan yang solid, dengan menghilangkan mental block di lingkungan organisasi yang kurang menguntungkan di admosfir kampus,” tegasnya.

“Kami sebagai pengurus yayasan membuka diri, hati, dan pintu kepada para mahasiswa dan dosen 1 x 24 atau setiap saat. Jika ada masalah yang perlu dikonsultasikan atau mau mengkritik kinerja kami, silakan. Kami tetap terbuka, tanpa kritikan kita tidak akan maju,” ungkapnya.

Di tempat sama Ketua STIA Panca Marga Palu, Dr. Timuddin DG. Mangera Bouwo, mengungkapkan, di STIA Panca Marga Palu ini ada 30 dosen tetap, yang terdiri atas tujuh dosen tetap negeri, istilahnya dosen Kemenristek Dikti yang dikerjakan di STIA Panca Marga Palu. Kemudian ditambah dengan 23 dosen tetap yayasan.

Kata dia, para dosen itu selain ada NIP juga ada nomor induk dosen nasional dengan jabatan fungsional. Hal ini membuat STIA Panca Marga Palu mendapatkan akreditasi B dari 2009 hingga 2019 saat ini. Sedangkan penguruan tinggi lain hingga saat ini paling banyak hanya dua dosen tetap negeri.

“Kepada para mahasiswa saya mengucapkan terimakasih, karena telah berfikir sehat untuk memilih perguruan tinggi yang terakreditasi B. Sebab apabila kalian mendaftar di akreditasi C, maka ketika kalian sebagai pegawai dengan pangkat pengatur, tidak akan bisa disesuaikan ke penata muda apabila kuliah di perguruan tinggi akreditasi C,” jelasnya.

Selain itu kata Timuddin, pada Desember nanti STIA Panca Marga Palu akan melakukan perubahan kurikulum, karena sudah diamanatkan oleh yayasan tidak lagi mengarah kepada 160 SKS, tetapi akan mengarah 143 SKS.

“Perlu juga saya informasikan antara Universitas Tadulako, IAIN Palu, dan STIA Panca Marga Palu tidak ada lagi perbedaan, karena di kampus tersebut meskipun negeri tetapi mendapat akreditasi B, sama juga dengan STIA Panca Marga Palu mendapat akreditasi B, olehnya itu saya berharap para mahasiswa terus belajar dan meningkatkan pola pikir dari pembelajar sosial menuju pengetahuan sosial,” ujarnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas