Petugas dari Badan Pendapatan Kota Palu sedang memasang alat perekam transaksi di Restoran My Kopi O, Jalan Kartini, Kota Palu, Senin (11/11). (Foto: Humas Pemkot Palu)

Palu, Metrosulawesi.id – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Palu bersama Tim IT Bank Sulteng memasang alat perekam data transaksi usaha atau tapping box di sejumlah tempat usaha di Kota Palu. Pemasangan tapping box dilakukan di Restoran My Kopi O Jalan Kartini, Senin (11/11).

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kota Palu Farid Rifai menyebutkan, pemasangan tapping box tersebut akan dilakukan di 45 unit usaha baik hotel, restoran, cafe atau bidang usaha lainnya.

“Penerapan sistem pajak daerah perlu penerapan pengelolaan dengan menggunakan sistem online. Hal tersebut untuk membangun aplikasi pajak daerah secara online diantaranya pembangunan aplikasi tapping box, yang mana alat ini di pasang pada pelaku usaha wajib pajak di wilayah Kota Palu,” kata Farid.

Lanjut Farid, maksud pemasangan tapping box ini untuk meningkatkan pelayanan bagi wajib pajak dengan menerapkan pelaporan data transaksi usaha secara online.

Hal senada dikatakan Sekretaris Kota Palu H Asri, penerapan tapping box untuk meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajiban perpajakan daerah dan mempermudah wajib pajak dalam membuat laporan dan menghitung pajak yang harus di setorkan ke Pemerintah Kota Palu.

Sasaran pemasangan tapping box dilaksanakan pada wajib pajak antara lain pajak hotel, pajak restoran, pajak hiburan dan kedepannya juga akan menyasar pada pajak parkir.

Turut hadir pihak Kejari Palu dan Polres Palu serta stakeholder terkait lainnya.

Sebelumnya, Bapenda Kota Palu juga sudah memasang alat perekam transaksi ini di Hotel Santika, Cafe Tanaris dan En Resto. (*)

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas