Home Sulteng

Selama 60 Detik, Aktivitas Masyarakat Harus Berhenti

336
Ridwan Mumu. (Foto: Michael Simanjuntak/ Metrosulawesi)
  • Peringatan Hari Pahlawan 10 November

Palu, Metrosulawesi.id – Pemerintah Provinsi Sulteng akan memperingati Hari Pahlawan 10 November tahun ini, yang dimana sedikit berbeda dari sebelumnya. Kepala Dinas Sosial Provinsi Sulteng, H. Ridwan Mumu, mengungkapkan, peringatan Hari Pahlawan kali ini, masyarakat Kota Palu diimbau  berhenti beraktivitas selama 60 detik saat hening cipta, tepatnya pukul 08.20 wita pada 10 November 2019.

“Masyarakat kami imbau turut mengheningkan cipta selama 60 detik saat peringatan Hari Pahlawan tahun 2019,” ungkap Ridwan kepada Metrosulawesi di Palu, Selasa, 5 November 2019.

Dia menerangkan bagi masyarakat yang sedang berada di jalan dengan kendaraan masing-masing, harus berhenti dan membunyikan klakson. Demikian pula masyarakat yang tengah beraktivitas di rumah atau kantor, harus berhenti beraktivitas selamat 60 detik atau 1 menit.

“Semua aktivitas karyawan yang berada di kantor-kantor harus berhenti,” ucap Ridwan.

Ridwan mengatakan, hening cipta dengan melibatkan masyarakat merupakan kesepakatan bersama antara Pemprov Sulteng dan Forkopimda. Usulannya disampaikan perwakilan Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah saat rapat persiapan peringatan Hari Pahlawan tingkat Provinsi Sulteng.

“Ini yang pertama kali kita lakukan di Sulawesi Tengah, nanti kalau memang mendapat sambutan positif, akan kita teruskan saat peringatan Hari Pahlawan. Nanti kami juga akan sosialisasikan melalui RRI dan TVRI,” ujar Ridwan.

Adapun rangkaian peringatan Hari Pahlawan, kata Ridwan, telah dimulai dengan anjangsana, mengunjungi para pejuang-pejuang di daerah ini. Bersamaan kunjungan itu, diserahkan bantuan berupa paket sembako.

“Tim turun mengunjungi pejuang-pejuang kita sambil menyerahkan bantuan berupa barang kebutuhan pokok,” jelasnya.

Selain itu, nantinya akan dilakukan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Tatura Palu, dipimpin Gubernur Sulteng. Turut pula dilakukan tabur bunga di laut sebagai tanda penghormatan kepada para pahlawan. Namun untuk apel kehormatan dan renungan suci, kali ini ditiadakan.

Sementara puncak acara tetap dilaksanakan dengan upacara bendera yang akan diinspekturi oleh Longki Djanggola di Kantor Gubernur Sulteng. Puncak acara akan dihadiri unsur pimpinan Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pejuang-pejuang, ormas, dan LSM. Peringatan Hari Pahlawan ini melibatkan berbagai instansi dan organisasi perangkat daerah, dengan penangunggjawab Dinsos Provinsi Sulteng.

“Kita berharap lewat peringatan kali ini bisa kembali menumbuhkan rasa hormat kepada para pahlawan kita,” tandas Ridwan Mumu.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas