Sahran Raden. (Foto: Dok Metrosulawesi)
  • Pemilihan Gubernur Sulteng

Palu, Metrosulawesi.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tengah telah menetapkan, jumlah minimum dukungan sebagai syarat calon perseorangan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Tengah, 2020 mendatang.

Anggota KPU Sulawesi Tengah, Sahran Raden mengungkapkan, pasangan calon gubernur dan wakil gubernur harus memenuhi syarat minimal dukungan 10 persen dari jumlah penduduk yang termuat dalam daftar pemilih tetap (DPT) pada Pemilu 2019. Adapun DPT di Sulawesi Tengah pada Pemilu 2019 yakni 1.952.810 pemilih.

“Sehingga dengan penghitungan 10 persen dikali 1.952.810 pemilih, maka minumim dukungan 195.281 pendukung untuk pasangan calon perseorangan gubernur dan wakil gubernur,” kata Sahran Raden, baru-baru ini.

Selain mengenai jumlah, dukungan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulteng juga harus tersebar di lebih dari 50 persen jumlah kabupaten kota di Sulawesi Tengah. Artinya, kata dia paling sedikit tersebar di tujuh kabupaten kota dari 13 kabupaten kota di Sulawesi Tengah.

“Persyaratan tersebut mengacu pada Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU ),” kata Sahran Raden.

Syarat 10 persen dari jumlah DPT terakhir dalam hal ini Pemilu 2019, juga berlaku untuk Pilkada di tujuh kabupaten kota di Sulteng Palu, Sigi, Tolitoli, Banggai Laut, Poso, dan Tojo Unauna. Sedangkan khusus di Pilkada Kabupaten Banggai hanya 8,5 persen.

Palu yang jumlah DPT pada Pemilu 2019 sebanyak 213.957, maka dukungan minimal calon perseorangan di Pilkada 2020 yani 21.395. Selanjutnya Sigi (16.411), Banggai Laut (4.545), Morowali Utara (8.153), Tojo Unauna (11.466), Poso (14.724), Tolitoli (14.944).

Adapun Banggai dengan jumlah DPT pada Pemilu 2019 sebanyak 255.960, sehingga dukungan calon perseorangan minimum 8,5 persen yakni 21.757.

“Daerah yang DPT-nya 250 ribu sampai dengan 500 ribu, jumlah minimum dukungan 8,5 persen, seperti Banggai. Kalau untuk tujuh kabupaten kota di Sulteng yang akan pilkada, DPT-nya kurang dari 250 ribu,” jelas Sahran Raden.

Reporter: Syamsu Rizal
Editor: Udin Salim

Ayo tulis komentar cerdas