Home Politik

Pasha, Cagub Sulteng Pertama Deklarasi

2318
Wakil Sekjen DPP Partai Amanat Nasional Sigit Purnomo Said (SPS) alias Pasha bersama Ketua DPW PAN Oskar R Paudi usai deklarasi pencalonan SPS untuk pemilihan gubernur/wakil gubernur Sulawesi Tengah pada Pilkada Serentak 2020 di Cafe Tanaris, Jalan Djuanda, Kota Palu, Senin malam, 28 Oktober 2019. (Foto: Pataruddin/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Air mata Sigit Purnomo Said (SPS) atau yang lebih dikenal Pasha Ungu tak terbendung saat menyanyikan lagu KAMAIMO sebagai pembuka deklarasi pencalonan dirinya sebagai Calon Gubernur Sulawesi Tengah dari Partai Amanat Nasional (PAN). Pasha bahkan sudah secara resmi mengantongi surat rekomendasi DPP PAN dan mendapat penugasan untuk mencari wakil gubernur dan membentuk koalisi partai. Penugasan tersebut dibacakan Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah Oskar R Paudi.

Ketua DPW PAN Sulteng Oskar R Paudi menargetkan 65 persen milenial akan memilih Sigit Purnomo Said. Surat rekomendasi 6 Oktober 2019 lalu dan tembusan diterima Ketua DPW PAN Sulawesi Tengah.

“Merekomendasikan kepada Sigit Purnomo Said pada Pilkada Gubernur/Wakil Gubernur Serentak 2020. Sigit diminta untuk mencari pasangan Gubernur atau Wakil Gubernur, membentuk koalisi partai dan seterusnya,” kata Oskar.

Oskar menekankan rekomendasi partainya hanya satu. “Tidak ada rekomendasi untuk yang lain,” tegasnya.

Sejumlah video testimoni dari kalangan artis yang mendukung Pasha maju pilgub Sulteng. Antara lain ada Nikita Mirzani, Raffi Ahmad, Anang Hermansyah, Vicky Prasetyo, Enda Ungu, Ustad Maulana, Denny Cagur, Iis Dahlia, Gading Marten, Tantri ‘Kotak’ bersama suaminya.

Sementara itu, Sigit Purnomo dalam orasi politik deklarasinya, mengatakan “Saya mohon maaf, saya agak emosional menyanyikan lagu ini, karena, lagu ini diciptakan pascabencana gempa, tsunami dan likuefaksi. Saya sedih mengenang para korban bencana 28 September silam,” ujarnya sebelum memulai deklarasi di depan podium, Senin, (28/10/2019).

Ia membuka kacamatanya lalu mengusap air matanya. Bagi Pasha peristiwa itu, tidak akan pernah dilupakan selama hidupnya. Pasalnya, ia menyaksikan sendiri bagaimana ganasnya bumi berguncang melululantakkan Kota Palu dan menelan ribuan korban jiwa.

Dalam kesempatan itu, banyak hal yang disampaikan Sigit, seputar komitmennya membangun Sulawesi Tengah. Salah satunya meningkatkan perekonomian daerah melalui pariwisata dengan membenahi semua potensi wisata yang ada di daerah ini.

Sulawesi Tengah, lanjut dia, memiliki potensi wisata alam yang luar biasa, kenapa tidak itu dibenahi untuk menaikkan Produk Domestik (PDB) daerah ini. “Sebagai contoh di Kota Paris Prancis dengan Menara Eiffel saja PDB-nya meningkat sangat tinggi,” ucapnya memberi contoh.

“Nah, kita mempunyai kekayaan alam yang luar biasa, ada gunung, sungai yang membelah Kota Palu, teluk dan masih banyak potensi wisata lainnya yang bisa dijadikan destinasi wisata untuk menaikan PDB daerah ini,” tambahnya.

Menurutnya salah satu cara untuk meningkatkan kemakmuran masyarakatnya adalah meningkatkan pertumbuhan ekonomi di daerah dan salah satu patokan peningkatan pertumbuhan ekonomi suatu wilayah dapat dilihat dari PDB.

“Pertumbuhan ekonomi yang tinggi merupakan kondisi utama bagi kelangsungan pembangunan ekonomi daerah kita. Nantinya jika terpilih sebagai gubernur, saya akan fokus mensejahterakan masyarakat melalui peningkatan perekonomian,” terangnya.

Untuk mendukung itu, kata dia, Ia menjamin akan mempermudah pemberian jaminan modal bagi warga yang menjalankan usaha kecil menengah, membantu petani, nelayan dan membangun Sumber Daya Manusia (SDM) melalui program menggratiskan biaya Sekolah Menengah Atas (SMA).

Usai orasi, Pasha kepada sejumlah wartawan mengaku sudah membangun komunikasi dengan sejumlah partai politik. Salah satunya adalah PDI Perjuangan. Namanya bahkan sudah sampai ke telinga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“Tidak mudah untuk menemui beliau tapi beliau sudah tahu kalau saya salah satu yang mendaftar sebagai bakal calon di PDI Perjuangan,” ujar Pasha.

Pasha juga berencana akan merapat ke Partai Golkar yang saat ini sedang membuka pendaftaran bakal calon gubernur/wakil gubernur.

Pasha mengaku optimis bisa mendapat ‘tiket’ calon gubernur. Selain modal dua kursi dari partainya, dia melihat ada peluang di sejumlah partai untuk mengusung dirinya. Banyak partai, kata Pasha belum atau bahkan tidak punya calon sehingga dirinya bisa saja berpeluang mendapatkan ruang tersebut.

“Khan banyak juga partai yang tidak punya kader. Bisa saja dukungan mereka kepada saya,” ujar Pasha.

Pasha Sayang Keluarga

Meskipun sibuk dengan pekerjaannya sebagai Wakil Walikota Palu, ternyata pria kelahiran Donggala ini, selalu menyempatkan diri bersama keluarga kecil maupun keluarga besarnya.

“Kakak saya ini orangnya penyayang keluarga, tidak hanya keluarga kecilnya namun kepada semua keluarga besarnya, mama dan papa termasuk kepada kami adik-adiknya, bahkan ia sangat peduli kepada semua orang,” kata Helmi adik Pasha yang ditemui usai deklarasi pencalonan Pasha maju pilgub Senin malam.

Meski penyayang, kata Helmi, sosok kakaknya adalah orang yang tegas dalam bersikap. Ia pantang mundur jika memperjuangkan hal-hal positif yang dia inginkan.

Untuk itu, sebagai adiknya ia mendukung penuh mewujudkan niat sang kakak untuk menjadi orang nomor satu di Sulawesi Tengah.

“Segala dukungan kami akan berikan sepenuhnya apapun itu.” tegasnya.

Reporter: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas