Home Ekonomi

Ayo!!! Tukarkan Fiestapoint Mandiri di Festival Kopi

271
Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, Yusuf Lamsana L. Tobing saat ditemui sejumlah wartawan di salah satu cafe di Kota Palu. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – Dalam hal mendukung kegiatan yang diadakan pemerintah daerah Provinsi Sulawesi Tengah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan mulai 1-2 November 2019 mendatang. Khususnya bagi nasabah Bank Mandiri diajak untuk menukarkan segera 100 Fiestapoint di acara festival kopi.

Area Transaction & Funding Manager PT Bank Mandiri Area Palu, Yusuf Lamsana L. Tobing menuturkan promo Fiestapoint adalah poin yang diberikan atas loyalitas nasabah menggunakan Mandiri tabungan bisnis dan Mandiri kartu kredit.

“Bagi nasabah yang mempunyai kartu kredit ataupun debit bisa datang menukarkan struk pembayaran yang digunakan sebagai voucher senilai harga kopi Rp10 ribu di acara itu,” tuturnya, Sabtu (26/10/2019).

Ia mengungkapkan adapun harga kopi lebih Rp10 ribu, nasabah tinggal menambahkan dengan menggunakan uang tunai atau alat bayar lainnya sesuai tenan yang ada di festival tersebut. Pihaknya juga memberikan hadiah berupa

“Struk pembayaran nantinya ada dua, satu untuk costumer dan satu lagi dipegang oleh pemilik tenan. Nanti pihak tenan yang klaim ke Mandiri,” katanya.

Dirinya menambahkan, kepada nasabah yang nantinya bertransaksi dalam penukaran Fiestapoin pada iven itu, pihaknya akan memberikan lagi keuntungan berupa tiga nasabah penukar paling banyak, mendapatkan sejumlah souvenir sebagai kenang-kenangan.

“Tiga terbanyak akan mendapatkan hadiah menarik dari kami, kita juga tidak ada batasan mau mereka habiskan Fiestapoint sebanyak-banyaknya silahkan saja, nanti mereka juga dapat hadiah,” ucapnya.

Ia menjelaskan secara nasional seperti di kota lain, Bank Mandiri dan penikmat kopi itu ibaratnya sudah menjadi satu kesatuan yang utuh. Sementara itu, pihaknya menargetkan angka transaksi sebesar 500 struk pembayaran dalam dua hari acara tersebut.

“Karena bagi kita kopi sudah menjadi gaya hidup masyarakat, baik itu Coffeshop besar maupun Warkop. Semua orang dari semua kalangan pasti dunia kopi. Sedangkan, daerah ini belum lama dilanda bencana, jadi kami hanya sekadar mendukung saja di Sulawesi Tengah khususnya Kota Palu,” jelasnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas