Rosida Thalib. (Foto: Metrosulawesi/ Moh. Fadel)

Palu, Metrosulawesi.id – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Palu, Rosida Thalib, mengatakan, sesuai surat edaran Kementerian Dalam Negeri RI bahwa prioritas untuk cetak Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) adalah warga pemula, KTP rusak, dan warga kurang sehat.

Prioritas itu dikarenakan ketersedian blangko e-KTP sangat terbatas. Selama ini kami diberikan oleh pusat blangko e-KTP hanya 500 keping per bulan, sementara permintaan masyarakat untuk di cetak lebih dari itu,” kata Rosida di ruang kerjanya, Senin, 14 Oktober 2019.

Menurut Rosida, jika semua warga dilayani, biasanya empat hari blangko e-KTP sudah habis. Untuk itu dalam mencetak e-KTP ada prioritas yang diberikan, utamanya bagi warga yang pemula atau tidak sama sekali memiliki e-KTP.

“Selama ini juga kita melakukan kerjasama dengan Disdukcapil provinsi dalam rangka turun ke sejumlah sekolah untuk melayani warga pemula, agar mereka bisa dicetakkan e-KTP, hal itu juga dalam rangka program jemput bola,” ujarnya.

Bahkan kata Rosida, prioritas selanjutnya adalah warga yang ingin melaksanakan ibadah haji atau umrah, itu juga diutamakan dalam pencetakan e-KTP-nya.

“Pada intinya yang prioritaskan agar di cetak e-KTPnya itu untuk hal-hal mendesak, seperti pemula, sakit, warga yang kurang sehat fisiknya,” ungkapnya.

Selain itu, kata Rosida, pencetakan e-KTP saat ini tidak telalu lama, sehari e-KTP bisa selesai dicetak.

“Contohnya, jika warga itu merekam dan kemudian sudah di proses e-KTPnya untuk di cetak, pada sore hari sudah bisa di ambil e-KTP-nya, kecuali listrik padam kemungkinan agak lambat di cetak e-KTPnya,” katanya.

Rosida mengatakan, sesuai data per September 2019, Disdukcapil Palu telah mencetak e-KTP sebanyak 949 keping, sementara yang sudah dicetakkan Surat Keterangan jumlahnya capai 2.118.

“Artinya masih ada warga yang belum dicetakkan e-KTP, untuk itu kami sejauh ini membuka pelayanan di luar kantor, seperti di kantor camat, di tempat event-event dan tempat lainnya. Hal ini dalam rangka melayani masyarakat pemula yang belum mencetak e-KTP,” ujarnya.

Rosida tetap mengimbau, masyarakat sebaiknya mengurus semua administrasi kependudukan.

“Jangan nanti diperlukan baru mengurus. Sebab jika baru diurus, tentunya akan menunggu antrian lagi di kantor Dukcapil Palu untuk mencetak e-KTP,” jelasnya.

Reporter: Moh Fadel
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas