Home Politik

Darmin: Membangun Poso Tidak Cukup Lima Tahun

307
Darmin A Sigilipu. (Foto: Dok Metrosulawesi)

Poso, Metrosulawesi.id – Bupati Kabupaten Poso, Darmin Agustinus Sigilipu, siap maju kembali di pentas Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Poso yang digelar September 2020 mendatang.

Niatan Darmin maju ke pentas demokrasi yang kedua kalinya bukan tanpa alasan. Dijelaskannya, Poso berpotensi menjadi daerah maju dari kabupaten lainnya di Sulawesi Tengah.

“Membangun Poso tidak cukup hanya lima tahun, setidaknya butuh lima tahun lagi untuk Poso yang lebih baik lagi,” kata alumni Akademi Angkatan Laut tahun 1988 itu kepada wartawan belum lama ini.

Apa yang dilakukannya selama satu periode itu untuk membangun pondasi visi misinya. Sedangkan untuk memaksimalkan hal itu, maka butuh lima tahun lagi dalam mensejahterakan masyarakat.

Selama memimpin Kabupaten Poso, Darmin yang berasal dari desa Peura itu memandang masih ada stigma negatif tentang daerahnya yang diketahui sebagai eks konflik. Begitu banyak potensi yang patut diperhitungkan, baik itu sumber daya alam, sumber daya manusia, hingga potensi wisata dunia yang saat ini menjadi primadona setiap daerah.

“Poso memiliki Taman Nasional Lore Lindu yang ditetapkan sebagai cagar biosfer dunia, termasuk lagi Danau Poso memiliki bukti sejarah yang belum diketahui masyarakat dunia,” jelasnya.

Fakta lainnya, cita-cita daerah ini untuk meraih penghargaan Adipura sedang diperjuangkan melalui salah satu program pemerintah, yakni bagi aparatur sipil negara yang naik pangkat, sebelum mendapatkan surat keputusan atau SK, wajib menyetor lima kilogram sampah plastik.

“Ini sudah terlaksana, baru (Poso) yang melakukan program itu dan sejauh ini hasilnya berbuah manis. Sebelum kita libatkan masyarakat, ASN dulu yang memberi contoh,” katanya.

Selain itu selama memimpin kata Darmin, telah berhasil meraih predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berdasarkan laporan hasil pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Poso tahun anggaran 2018.

“Target kita di tahun 2019 ada dua, meraih WTP serta Piala Adipura, tetapi yang tercapai baru WTP setelah enam tahun lamanya baru kembali didapat. Olehnya, target di tahun 2019 ini adalah meraih Piala Adipura,” katanya optimis.

Ditanya soal kendaraan politik nanti saat Pilkada 2020, Darmin yang suka warna kuning ini tetap kembali menggunakan partai yang dipimpinnya saat ini, Golkar.

Diketahui partai yang dipimpinnya itu menjadi pemenang suara terbanyak pada pemilihan legislatif 17 April 2019 lalu dan meraih tujuh kursi di DPRD Kabupaten Poso, hasil ini hingga meraih pimpinan DPRD Poso periode 2019 -2024.

Kondisi demikian, Darmin optimis mendapatkan kepercayaan dari masyarakat untuk kembali memimpin Poso untuk periode selanjutnya. Terlebih didukung hasil survei tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Pemkab Poso yang begitu memuaskan.

“Buktinya mayoritas masyarakat Poso memilih Golkar. Dengan kondisi itu, maka saya pasti maju lagi,” tegas Darmin.

Meski sebagai pemenang suara terbanyak di Poso, tetap membuka pintu bagi partai lainnya untuk berkoalisi saat Pilkada.

Menurutnya, membangun daerah memang lebih baik jika dilakukan secara bersama-sama.

Berhembus kabar dirinya akan berpasangan bersama Amdjad Lawasa dimana konon calon wakil bupati ini sudah final untuk disandingkan Dikatakannya, Amdjad memang figur cawabup yang diunggulkan dengan alasan bersangkutan dapat bekerja sama membangun Poso untuk lima tahun kedepan.

Reporter: Saiful
Editor: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas