Personil Satgas TMMD 106, terus melakukan pengerjaan pembangunan jamban di tiga desa yang menjadi sasaran TMMM 106 Kodim 1306/Donggala. (Foto: Satgas TMMD 106 Kodim Donggala)

Parimo, Metrosulawesi.id – Pembuatan jamban untuk warga di tiga desa yang masuk dalam sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 106, Kodim 1306/Donggala, terus dilakukan, walau dengan keterbatasan akses distribusi material ke titik sasaran pembangunan jamban.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD 106, Kodim 1306/Donggala, Kolonel Inf Widya Prasetyo, saat ditemui wartawan Senin 7 Oktober 2019, mengatakan, hingga saat ini pembangunan jamban untuk warga di tiga desa yang masuk dalam sasaran TMMD 106, presentase pekerjaan baru mencapai sekitar 10 hingga 15 persen.

“Pembanguan jamban di Desa Lombok ada 6 unit, dengan persetase pengerjaan 15%, di desa Patingke dengan 6 unit, persentase 15%, sedangkan di Desa Ogoalas ada 16 unit, yang di bagi dalam 4 Unit di Dusun 1, 12 Unit di Dusun 3 (Dompu), dengan persentase 10%,” ungkapnya.

Dansatgas mengakui, sedikit keterlambatan itu diakibatkan oleh distribusi material berupa pasir dan batu yang diambil dari sungai terdekat dengan hanya menggunakan kendaraan roda dua ataupun dengan tenaga manual (dipikul), dengan jarak tempuh yang lumayan jauh.

“Kendaraan roda empat seperti truk, tidak bisa sampai lokasi desa sasaran TMMD, jadi kami mengangkut material dengan manual, ataupun menggunakan kendaraan roda dua. Namun, itu tidak menyurutkan personil Satgas, bersama warga mereka tetap semangat membangun desa terrpencil,” ucapnya.

Dansatgas TMMD 106, Kodim 1306/Donggala, Kolonel Inf Widya Prasetyo, yang juga merupakan Dandim 1306/Donggala itu, pembangunan jamban di tiga desa tersebut, guna mengakrabkan pola hidup sehat kepada masyarakat.

“Ini wujud bhakti TNI-AD kepada rakyat, di momen Hut TNI ke-74,” ucapnya.

Reporter: Djunaedi
Editor: Syamsu Rizal

Ayo tulis komentar cerdas