Home Pendidikan

Pemulihan Sulteng Jadi Perhatian HMI

198
PELANTIKAN - Jajaran pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Tengah Periode 2018-2020 dilantik di Asrama Haji Palu, Selasa, 8 Oktober malam. (Foto: Ist)
  • Muhammad Rafiq Resmi Jabat Ketua Badan Koordinasi

Palu, Metrosulawesi.id – Jajaran pengurus Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Tengah Periode 2018-2020 dilantik di Asrama Haji Palu, Selasa, 8 Oktober malam.

Dengan pelantikan itu, kini Muhammad Rafiq resmi menjabat Ketua Badko HMI Sulteng pasca-terpilih secara aklamasi pada 18 Agustus lalu. Rafiq dan jajaran pengurus Badko HMI Sulteng dilantik Ketua Bidang Pembinaan Aparatur Organisasi Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam, Arimin.

Rafiq mengungkapkan pelantikannya merupakan langkah awal dalam menapaki arah gerak HMI di Sulteng. HMI sebagai organisasi yang memiliki konsep gerakan sosial turut menjadikan pemulihan Sulteng pasca terdampak bencana jadi perhatian.

“Dampak bencana 28 September 2018 sangat berdampak ke seluruh sendi kehidupan, misalnya ekonomi masyarakat yang dulunya berjalan normal, setelah bencana situasi ekonomi mulai berubah,” ujar Rafiq.

Menurut pengamatan alumni Fakultas Hukum Untad itu, para penyintas saat ini masih kesulitan membangun perekonomian-nya. Itu dikarenakan tekanan ekonomi, hingga melahirkan berbagai pelanggaran hukum.

“Kita harus hadir dalam kondisi itu mengingat HMI memiliki konsep gerakan sosial yang disertai sumber daya manusia mumpuni,” ucapnya.

Rafiq mengatakan dengan berbagai kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Sulawesi Tengah, harus bisa menghantarkan sebagai salah satu daerah maju sejajar dengan provinsi lain di Indonesia.

“Tidak bisa dipungkiri bahwa Sulteng merupakan daerah yang berpotensi menjadi daerah maju. Bahkan, dapat menjadi penopang pembangunan  ibu kota baru di Provinsi Kalimantan,” tutur Rafiq.

Dia menambahkan dalam mewujudkan harapan capaian kedepan, tentu akan ada rintangan yang harus diselesaikan. Namun dengan semangat gotong royong diyakini semua bisa dilalui bersama.

Sementara itu, Kabid PAO PB HMI, Arimin, menuturkan Badko HMI Sulteng harus menyiapkan kader yang berkualitas dan mempuni dalam menyikapi berbagai masalah, baik internal maupun eksternal HMI.

“Dengan begitu Badko HMI Sulteng dapat menjadi organisasi kontributif,” ucap Arimin.

Reporter: Michael Simanjuntak
Editor: Yusuf Bj

Ayo tulis komentar cerdas