Pelantikan dua pimpinan DPRD Kabupaten Morut. (Foto: Ist)

Morut, Metrosulawesi.id – Dua wakil ketua DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut) definitif masa periode 2019 – 2024, secara resmi dilantik dan diambil sumpahnya oleh ketua pengadilan Negeri (PN) Poso, Safri, SH, MH dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD kabupaten Morut, Senin 7 Oktober 2019.

Ketua sementara DPRD Morut, Warda Dg. Mamala, dalam pembukaan rapat paripurna menegaskan penetapan pimpinan DPRD definitif sesuai PP nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan Tata Tertib DPRD Provinsi, kabupaten dan Kota pasal 34 ayat 3 huruf D serta surat Menteri Dalam Negeri nomor 170/5028/OTDA tanggal 16 September 2019 tentang pengusulan pimpinan DPRD kabupaten dan Kota definitif.

Selanjutnya pasal 35 Peraturan Pemerintah nomor 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib yang dimaksud dengan kolektif dan kolegial adalah tindakan atau keputusan rapat Paripurna oleh satu atau lebih unsur pimpinan DPRD dalam rangka melaksanakan tugas dan wewenang pimpinan DPRD sebagai tindakan dan atau keputusan semua unsur pimpinan DPRD.

Wakil Ketua I DPRD Morut, Idham Ibrahim, pada kesempatan itu menegaskan lembaga dewan perwakilan rakyat daerah merupakan lembaga penyalur aspirasi masyarakat. Lembaga inilah tumpuan masyarakat kabupaten Morut untuk memperjuangkan segala apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan guna peningkatan tarif hidup yang lebih baik.

Idham Ibrahim meminta keberadaan anggota dewan bukan lagi semata-mata memperjuangkan apa yang menjadi keinginan dari partai politik, ataupun golongan masyarakat tertentu sehingga diharapkan terkait dengan kebijakan anggaran, agar benar-benar memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Begitu juga Gubernur SUlteng, Drs. H. Longki Djanggola, MSi dalam sambutannya disampaikan Bupati Morut, meminta sebagai unsur pimpinan wakil ketua bukan hanya bertujuan mengisi kelengkapan struktur Lembaga DPRD kabupaten Morut tapi dibalik itu saudara memegang tanggung jawab lebih besar.

Saya menitip harapan kiranya dapat membangun komunikasi yang baik dengan para anggota agar mampu mempercepat tugas-tugas pelayanan DPRD supaya tidak ada yang menumpuk, dan juga bersinergi dengan Bupati serta para pimpinan dari lembaga lain yang ada di kabupaten morut, tegas Gubernur,

Seperti diketahui pelantikan dan pengambilan sumpah wakil Ketua belum dilantik ketua DPRD definitif karna ketua yang seyogyanya dari partai Golkar masih dalam proses administrasi, sementara Idham Ibrahim dari Partai NasDem memperoleh 4 kursi dan Moh. Safri juga memperoleh 4 kursi dari Partai PKB.

Reporter: Alekson Waeo
Editor: Elwin Kandabu

Ayo tulis komentar cerdas