Sugeng Suprianto. (Foto: Fikri Alihana/ Metrosulawesi)

Palu, Metrosulawesi.id – BNI Syariah Cabang Palu akan selalu mendukung penuh kebangkitan sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Palu, khususnya UMKM terdampak bencana pada 28 September 2018 lalu.

“Semua ini agar mereka menjadi pelaku usaha yang tangguh, sehingga bisa berkembang ke tahap kesuksesan,” tutur Branch Manager BNI Syariah Cabang Palu, Sugeng Suprianto, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (9/10/2019).

Melalui berbagai momentum, pihaknya terus mensosialisasikan berbagai pembiayaan sesuai ketentuan syariat Islam. Ia mengakui, edukasi terhadap perbankan syariah harus lebih digeliatkan lagi. Terlebih, pandangan masyarakat terlalu sedehana menilai perbankan syariah.

“Yang menjadi kendala mungkin ada pada persepsi masyarakat, bahwa bank syariah memiliki program dan produk yang terbatas. Namun, perlu dipahami, produk syariah dan konvensional, semua kami menyediakan dengan metode yang tentunya syariah melalui bagi hasil,” jelasnya.

Menurutnya, bank syariah khususnya BNI Syariah, memiliki banyak kelebihan dibandingan perbankan konvensional, khususnya dari aspek mengambil benefit.

“Salah satu kelebihan bertransaksi di perbankan syariah adalah transparansi sejak kesepakan di awal dan konsisten hingga berakhirnya pembiayaan. Bagi hasil yang konsisten, sangat berbeda dengan konvensional yang mengikuti suku bunga acuan dan konstalasi keuangan,” tuturnya.

Untuk itu, pihaknya selalu terus mengajak bagi umat islam agar beralih ke pembiayaan syariah. Sehingga, akan lebih menaikan kontribusi syahriah dari pada konvensional.

“Sebenarnya melihat realita kita saat ini yang mayoritas penduduknya muslim tapi presentase kontribusi bank syariah sangat minim, dibandingkan konvensional. Jangankan menuju dua digit, menuju enam saja masih sulit,” ujarnya.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas