Produk binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong yang dipamerkan di acara Gebyar UMKM di Palu. (Foto: Metrosulawesi/ Fikri Alihana)

Palu, Metrosulawesi.id – Guna lebih menunjang kebutuhan ekonomi suatu daerah. Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong melalui Dinas Koperasi dan UMKM memperkenalkan hasil produk unggulan dari beberapa binaan.

Pendamping Pelatihan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong, Nur Safina. H menjelaskan produk yang dipasarkan terdiri dari berbagai jenis dan varian rasa.

“Yang kami bawa untuk diperkenalkan di sini seperti, pisang sale Mades original, dodol pisang dan nanas, keripik ubi original dan pedas,” jelasnya saat ditemui pada kegiatan Gebyar UMKM, Sabtu (5/10/2019).

Sementara itu, harga yang ditawarkan pun sangat beragam mulai dari Rp7 ribu sampai dengan Rp22 ribu. Sedangkan, tingkat pemasaran saat ini telah sampai ke Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara.

“Bahkan sampai ke Singapura produk binaan kami. Hanya saja masih terkendala produk keamanan pangan. Tapi, saat ini sudah sementara proses dari dinas kesehatan, kita juga bekerjasama dengan RKB Pertamina,” katanya

Ia mengungkapkan sekitar 4 ribu lebih binaan dari Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Parigi Moutong. Selain itu, tingkat pembinaan yang dilakukan dari segi pengetahuan, sosialisasi, memberikan manajemen usaha kecil, hingga izin usaha.

“Hanya sebagian saja yang kita bawa dari sana untuk dipamerkan. Bantuan juga kita berikan dalam bentuk uang dan peralatan sesuai kebutuhan UMKM binaan,” terangnya

Dikatakannya, sangat berbeda jauh dengan tahun kemarin khususnya pada kemasan produk. Untuk tahun ini, kata dia, segi kemasan sudah terbilang cukup bagus. Ditambah lagi dengan legalitas produk dan pemasaran sudah semakin meningkat.

“Tahun lalu kemasan produk kurang menarik konsumen untuk membeli. Tapi, sekarang hasilnya sudah diminta UKM di Palu yaitu Mbok Sri dan raja bawang, hanya tinggal menunggu izin usaha,” ujarnya

Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk memperingati hari Usaha Mikro Kecil dan Menengah yang jatuh pada 4 Oktober.

Reporter: Fikri Alihana
Editor: Pataruddin

Ayo tulis komentar cerdas